Kamis, 14 April 2011

Tentang Fac*book

Fac*book sekarang membosankan ya?
Banyak orang-orang anehnya juga, mari kita bicarakan orang-orang aneh yang kadang mengganggu saya itu.

Pertama, Orang (dalam hal ini cowok) yang memasang foto profil dirinya yang sedang (maaf) telanjang dada. Saya tahu benar di agama saya aurat laki-laki adalah sebatas pusar ke bawah sampai lutut. tapi yang mengganggu saya adalah tidak lain tidak bukan badannya yang sebenarnya terlalu memaksa kalau mesti di upload di jejaring sosial internasional seperti ini. saya tidak bisa membayangkan reaksi orang-orang asing yang mungkin kebetulan nyasar di profil cowo seperti itu, jelas-jelas akan sangat mempermalukan nusa dan bangsa tanah air tercinta. Badan yang membuat saya mengerutkan dahi dalam-dalam karena kekurus-hitaman yang ajaib juga ekspresi muka yang sok keren, sok cool ditambah kalau ditujunjang dengan esesoris macam kacamata hitam dan topi miring 45 derajat.Jauh di dalam lubuk hati saya bertanya-tanya 'kenapa bisa pede sekali yaa?'

Kedua, ada orang yang sok kenal (masih cowok juga), mulai dari chat basa-basi sampai uring-uringan ngga dapet nomer telepon saya yang dimintanya setengah mati. Sory jek, kalo soal ginian gue anti :P
Kadang saya risi juga dengan orang-orang macam itu, jadi saya lebih sering mematikan chat button saya saat online di fac*book. Tapi bisa dibilang saya sudah cukup berpengalaman dengan orang-orang yang seperti itu, orang-orang yang tanya-tanya soal kuliah dimana, rumahnya mana, asalnya mana padahal sudah jelas-jelas terpampang di profil saya bagian atas. Waktu saya jawab 'lihat aja di profil' malah dia bilang 'ngga bisa baca' Gilaaaaak ><

Ketiga, adanya orang-orang yang sengaja mengirim chat ke saya buat like statusnya, saya sebenarnya ngga keberatan menyumbangkan jempol saya pada orang-orang yang membutuhkan. Tapi tidak untuk orang-orang yang mempublish status yang isinya muring-muring ngga jelas kaya orang gila. Buat apa saya like, kecuali oleh teman yang saya kenal baik, mungkin masih saya toleransi, tapi kalau yang ngga saya kenal tiba suruh ngelike status murka ke seseorang yang namanya saja di '****',BUAT APA?!

Keempat, kasusnya masih sama, orang-orang yang mengirim chat ke saya, dan sedikit banyak memaksa saya untuk menekan tab 'Klik' di fan pagenya. Ya, fan page!
Saya amit-amit kalo musti ngeklik tu fan page orang yang saya ngga tau asal-usul rimbanya. Dengan foto profil seadanya yang sok keren padahal sumber daya tidak mendukung dirinya, kok ya pede banget bikin fan page segala. ckck

Kelima, orang-orang alay.. yang menulis status dengan Hu12upH y9 Sussazh dIBcathA,
Apalagi kalau cowok, kesannya sok imut, sok manja dan sok-sok yang lainnya.

Keenam, orang yang menulis status tanpa berfikir dua-tiga kali sebelum menge-klik kotak publish. sehingga yang ada adalah padanan kata dan kalimat yang tidak padu samasekali. Saya tidak mengaharapkan semua pemakai fac*book harus belajar sastra atau kuliah dulu misalnya, saya hanya tidak habis pikir orang bisa seenaknya publish status yang akan dibaca banyak orang dengan kalimat asal-asalan, tidak tahu mana yang sebab mana yang akibat. Runyam semua.

Ketujuh, orang yang menunjukkan betapa tidak berpendidikannya mereka. misalnya dengan update status yang isinya mengumpat dengan kasar pada seseorang atau sekelompok tertentu. Umpatan yang sangat-sangat-sangat kasar dengan menggunakan bahasa jawa tingkat pol bawah.

Yaaaah,mungkin itu dulu daftar orang-orang yang sebisanya saya hindari belakangan ini. Oh ya, ditambah lagi sekarang Fac*book, terutama bagian note, sudah tidak menarik lagi buat saya. Dulu saya sempat sangat mencintai bagian itu. Isi note yang di sana sekarang isinya hanya copy paste lirik lagu atau cerita dari internet yang familiar sekali buat saya, sudah tidak ada yang menarik lagi sekarang. sebagian lainnya hanya curhatan remaja-remaja galau soal pacarnya punya pacar di belakang.
Kapan fac*book bisa jadi cukup privat dan menarik lagi ya?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yellow Crown