Minggu, 29 Mei 2011

Kangen fida

Paraaah. Hampir dua minggu ngga ketemu fida. Kangeeen. Walaupun kadang sebel banget sama si kecil itu, tapi tetep aja sering kangenin. Paling suka kalau fida lagi manja sama saya, ganti baju maunya digantiin tante, makan disuapin tante, nonton tv pun minta ditemenin tante. Pokoknya tante.
Pernah juga waktu fida kepleset di kamar mandi, langsung cari tante. Nangis sambil ngedor-ngedor pintu bilang 'tanteeeee, bokoknya nok kepleseeettt'. Saya yang tadinya siap-siap tidur siang 'terpaksa' ketawa geli dan ngga jadi tidur siang.
Ah, kangen.. kangen...



Ini dia malaikat kecil saya yang paling cantik sedunia...



Lucu ya, selain lucu fida juga cerdas lho. Umur 2 tahun uda hafal hampir semua lagu anak-anak. Kosa kata bicaranya juga di atas rata-rata anak semuran dia. Tahun ini sudah mau play group juga. Hadduh, ngga sabar nemenin fida sekolah.
Miss u sayang :*

Sabtu, 28 Mei 2011

Corat-coret

Kyaaaa... sudah lama ngga posting.. Maaf...maaf... sebagai gantinya saya sudah post beberapa catatan lama dari note fb saya. Saya sibuk beberapa hari ini, baik, kayaknya boong deh, masih sibuk kuliah dengan agenda utama ngisi kekosongan total 16 pertemuan per mata kuliah. Ironisnya beberapa mata kuliah ada yang bau terisi 10 tanda tangan pertemuan. Saya membayangkan kalau harus tetap masuk kuliah saat yang lain sudah liburan semesteran. Tidaaak. Semoga tidak.




Hari jumat kemarin juga sudah dipake buat make up Intro to Lit, hari ini yang rencananya ada sweet cake tapi ngga jadi.. Uyeeeeeh. Sebenarnya unnes lagi libur agak panjang, soalnya jadi tempat snmptn tertulis wilayah semarang, saya bisa aja pulang kamis, tapi kan katanya ada make up hari sabtu, ngga jadi pulang deh akhirnya. Ditambah lagi, adek kelas ada yang mau nebeng kos buat ngadepin snmptn tertulis yang berlangsung dua hari, Selasa-Rabu minggu depan, jadi saya mbantu dikit lah buat nyediain tempat.
Mana anak kos pada pulang semua, tinggal saya sama nian aja, vita kesini hari ini tapi senin balik Kendal lagi.
Duuh, sepiii...

Cinta di puncak bianglala

Masih ingatkah kau saat kita pertama bertemu?

Di bawah bianglala besar dengan gemintang lampu merah,kuning,hijau bercahaya,mendamaikan
Kau dengan arum manis merah muda,dilatar riuhnya musik jalanan bernada cinta,datang diantara boneka dan sandang pajangan

Sekarang kita bertemu, masih di bawah bianglala menunggu giliran naik dan sampai puncaknya
Untuk sekedar memandang kota dan gemintang perak dibawah yang tersebar

Membiarkan angin turut serta ambil bagian,memainkan ujung-ujung rambutmu dan membuatmu tertawa kecil melegakan
Dan kecipak air yang dimainkan ikan dalam wadah plastik bening turut urun melodi tak terlupakan

Sungguh aku ingin Tuhan sekedar tunjukkan kuasaNya,atas waktu yang sejenak berdiam,kala kabin kita telah di puncak bianglala

Dan sungguh,ku kan yakinkan kau bahwa kita memang ditakdirkan bersama
selamanya...

Sinergi antara aku,kamu,jeda dan aroma teh merah bata kecokelatan yang mulai menghilang

Di sini,
Di tepian hari yang lebih cocok dihabiskan dengan menikmati Pachelbel dari hujan yang datang sebulan sekali, aku dan kamu hanya bertukaran pandang antara teh merah bata kecokelatan dan pohon oak tua yang mulai capai menahan batang di seberang.

Kita yang berhadap tidak juga menemukan kata yang tepat untuk sekedar menggantikan ‘apa kabar’ yang terucap setelah beberapa jeda. Jangan tanya rasa apa yang dilambungkan hatiku saat ini,kau bahkan sudah meninggalkan kamus pembaca hatiku entah dimana. Dan kita hanya menjadi sepasang bayangan yang mereka tentang matahari yang kelak membawa kita memanjang.

Secangkir teh merah bata kecokelatan yang diseduh cukup lama,menyisakan tarian uap yang terbawa terbang lalu menghilang.
Dan pohon oak terlihat bosan melihat kita hanya merenggang diam. Pohon oak yang terlihat tidak lebih mengenaskan daripadaku sekarang. Setidaknya aku tahu,pohon itu punya batang yang cukup kokoh untuk melindunginya dari angin atau hujan badai dari segala arah. Aku merutuki diri yang ditakdirkan lahir tanpa batang kokoh ataupun akar yang cukup kuat untuk mencengkeram tanah.

Yang bisa aku lakukan sekarang adalah tersakiti sejadi-jadinya dan aku akan menjadi kuat lebih dari pohon oak yang pernah ada. Karena aku adalah pembelajar yang baik,dan aku yakin itu benar.
Menyesap teh merah bata kecokelatan untuk terakhir kalinya,menyisakan beberapa tetes di cangkir kecil keemasan.
Menerawang beberapa saat.
Menghela nafas.
Menyusur harmoni kwartet yang sedari tadi sudah dimulai,kwartet yang sebenarnya kubenci. Ya,senergi antara aku,kamu,jeda dan aroma teh merah bata kecokelatan yang mulai pergi.
Semua prolog dan monolog masih menggantung di pangkal lidah dan aku sudah terlalu lelah beranalogi tentang kemudian.
Sekarang aku lebih memilih untuk menghitung berapa acorn yang akan kuselipkan dijemarimu yang mulai tak hangat.

Aku dan kepura-puraanku

Dan aku masih disini menekuri kepura-pura kuatanku
Sambil meremas cerita usang yg lusuh karena kebanyakan terbaca

Mengharap perasaan adalah benda eksakta yang mudah diterka,
seperti rumus matematika atau fisika,

Namun aku masih disini tanpa bergerak satu inci,masih dg cerita usang tak habis dibaca ribuan kali

Diam,
Menangis sebentar,
Menghela nafas panjang,

Tuhan,aku merindukanMu sekarang...

Sabtu, 21 Mei 2011

*Sigh

Sebenarnya aku enggan menulis tentangmu, bagian terburukku beberapa tahun dibelakangku. Bagiku, tak ubahnya kau seperti noda yang ingin kuhapus sampai bersih. Melupakanmu dan menjadi diriku sendiri.
Tidakkah kau mengerti?
Aku benci kau selalu mengikutiku, melakukan apa saja setelahku, berteman dengan teman-temanku, dan melakukan semua hal yang kubenci seperti itu.
Haaaaaaaah.
Sudahlah, kau tidak akan pernah mengerti.

buku yang bagus versi saya

Keluarga saya adalah keluarga yang suka sekali membaca. Entah itu buku atau sekedar koran dan majalah. Sejak kecil, perpustakaan adalah tempat favorit saya. Perpustakaan daerah yang dulunya di daerah menara dan sekarang pindah ke belakang gedung olahraga Kudus. Saya suka sekali melihat tumpukan buku yang berjajar dari kanan ke kiri dan bau khas yang ditimbulkan buku-buku lama selalu membuat saya jatuh cinta ribuan kali. Saya bahkan punya sebendel majalah Donal Bebek tua yang entah didapat ibu darimana. Sangking tuanya, harga yang tercantum di majalah itu adalah 250 rupiah. Untuk ukuran harga sekarang cuma dapat permen 2 setengah biji lho. Haha.
Dari kegemaran saya membaca itulah, saya sedikit banyak bisa menilai buku yang bagus dan tidak (versi saya).
Inilah buku yang bagus versi saya:

1. Pengarang
>>Terima atau tidak pengarang adalah hal pertama yang saya lihat mengenai layak tidaknya suatu buku untuk saya baca. Memang, tidak bisa menjamin sepenuhnya kalau satu pengarang yang sama akan dapat menghasilkan karya lain yang sama kualitasnya. Tapi seorang pengarang yang kita kenal dengan baik karya-karyanya selalu punya cara ajaib untuk kita selalu menyukai karya-karya yang selanjutnya.

2. Cover
>>Siapa bilang pepatah "don't jugde the book by it's cover" selalu benar. Saya sering sekali menilai buku lewat sampul bagian depan dan belakang. Sampul depan dengan artistik yang bagus, halus, rapi dan tidak aneh selalu menang di mata saya dibandingkan dengan buku bersampul sekedarnya. Sampul belakang juga sama menentukannya, sampul belakang yang isinya adalah sinopsis membantu kita mendapat gambaran tentang isi buku walau tidak banyak.

3. Gaya Bahasa
>>Penulis dengan bahasa melambai-lambai untuk novel beratusan lembar sangat tidak saya sarankan untuk dibaca. Untuk menggambarkan 'pagi yang sunyi' saja perlu beberapa lebar halaman,itu sangat membosakan ,dear. Bahkan untuk alasan keindahan, saya tidak tahu letak pembenarannya. Kakak saja pernah membeli buku macam itu dan saya menyerah untuk membacanya di halaman ke 15 atau keberapa. Dan juga saya tidak yakin bahwa kakak saya itu pun sudah menamatkannya hingga sekarang.

4. Best Seller
>>Ini yang paling penting. Banyak orang tertipu dengan label best seller yang tertempel rapi di sampul depan suatu buku, termasuk saya juga pernah beberapa kali. Buku yang isinya tidak bagus bisa dapat label best seller. Yang saya ketahui Indonesia tidak punya patokan khusus apalagi undang-undang yang mengatur tentang labelling 'best seller' itu sendiri. Itu mungkin yang membuat beberapa percetakaan dangan mudahnya mencamtumkan tulisan 'best seller' itu, tidak lain untuk menaikan penjualan.

5. Resensi dan Pendapat Orang Lain
>>Akan lebih baik kalau kita bertanya pada orang yang memang tahu selera kita. Misalnya kita yang menyukai novel roman tidak disarankan minta masukan pada orang yang suka buku sience-nonfiction :P.
Memang selera orang berbeda-beda,pada akhirnya kita sendiri yang menentukan. Tapi untuk amannya, resensi di koran atau media mana saja bisa dijadikan bahan acuan yang bisa diandalkan. Karena lebih objektif dan bisa dipercaya walau (kembali ke poin sebelumnya) tetap saja kita sendiri yang menentukan.

Itulah beberapa tips asal saya dalam memilih buku yang bagus. Semoga bermanfaat ya. Ingat, You are what you read. Keep reading guys :)

Kamis, 19 Mei 2011

Need Your Help!

 My cousin, Danara Arsa Athaya was join a contest. I would like to ask for your help in winning this facebook contest. The contest ends on July 24th.
How to help?
Like this page: http://www.facebook.com/argiaedutainmentshop

and go and LIKE our photo: http://www.facebook.com/photo.php?fbid=155565924505454&set=a.153558564706190.34493.126621210733259&type=1&ref=nf

A lot of thanks for your help.

Love.

Selasa, 17 Mei 2011

Euforia dua hari ini

Kemarin adalah pengumuman kelulusan SMA, di FB isinya ngga jauh-jauh dari anak-anak kelas dua belas yang harap-harap cemas tentang status barunya. Alumni SMA. Disusul dengan beberapa file gambar seragam yang tadinya putih jadi warna-warni. Dan kabar bahwa mantan SMA saya mendapat gelar peringkat pertama nilai ujian nasional tertinggi di jawa tengah kategori(?) IPA untuk kedua kalinya. Juga beberapa puluh dan ratus dari muridnya yang dapet nilai seratusan di sana.
Semoga semua ini murni ya, ngga hasil nyontek atau apapun itu *senyum kecut*

Sedangkan hari ini adalah pengumuman SNMPTN undangan. Jujur, saya ngga ngerti tentang sistem snmptn yang sekarang. Ada yang undangan ada yang tertulis, apalah itu semua.
Pokoknya fb hari ini heboh sekali.
Selamat ya yang sudah berhasil. Yang belum,katanya masih ada yang tertulis kan? Selamat berjuang ya..

Saya jadi teringat masa setaun kemarin. Rasanya baru kemarin saya lihat surat kelulusan saya dan sekarang voila sudah akan jadi kakak tingkat!!

Senin, 16 Mei 2011

Story of Us


Sudah,ingin kutamatkan semua cerita tentang kita,
Tentang aku dan kamu yang kuamati lamat-lamat dikejauhan,
Kutamatkan cerita tentang kita tanpa menunggu bab selanjutnya terbaca,karena nyaris bisa kutebak bagaimana,
Yang bisa kureka setelah kemunculan tokoh utama selain kita,
Gadis bermata mutiara,
Yang entah sejak kapan selalu dapatkan senyum terlebarmu,
Yang entah sejak kapan selalu dapatkan tatapan cemasmu,
Yang entah sejak kapan selalu dapatkan tawa renyahmu,
Yang entah sejak kapan selalu membawa energi positif untukmu,
Yang ku tahu, sejak itu aku kehilanganmu,

Dan memang harus, kutamatkan semua cerita yang kita punya secepat kumampu..

Senin, 09 Mei 2011

MON(ster)DAY

It wasn't my day..
Rasanya seperti ditarik ke lubang hitam raksasa, dilumat dalam mulut kuda nil besar, habis itu dilempar ke mulut buaya. Lalu ditarik masuk ke blender penuh jus pace setengah busuk baru diputer-puter di tong sampah pupuk kandang. Yeah, thats all.

Seperti seharian ini Tuhan sedang ingin bermain-main dengan saya. Dengan helaan panjang saya. Mulai dari UTS Intoduction to Literary Studies saya yang kacau sekali, sampai hasil quiz Phonetic saya yang cuma dapet 30. Ya, saya serius. 30. Sedangkan yang lain dapet 50 dan 60. Oke, untuk ukuran Phonetic itu sudah lumayan sekali.
Ada hal lain yang membuat saya tidak nyaman hari ini. Entahlah, saya bingung mengungkapkannya. Rasanya ada yang sedang salah dengan saya. Dengan hati saya. Terlalu banyak dosa,mungkin.

Kalau dipikir-pikir juga, sekarang saya jarang sekali menulis. Saya jadi sangat pemalas. Padahal waktu luang banyak tersisa. Kemarin saya iseng-iseng googling blog saya ini, ternyata sudah nyaris tidak terdeteksi mesin pencarian itu lagi, tidak seperti beberapa bulan kemarin. Sebenarnya saya bukan tipe orang yang berhasrat untuk bisa menemukan blog saya di daftar pencarian google, hanya iseng-iseng saja dulu pernah di kasih tahu teman.

Tapi hasil kemarin yang saya dapat, membuat miris juga. Blog saya (tulisan-tulisan) saya banyak di copy-paste orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu, saya menghimbau, kalau memang blog saya ini memang bermanfaat,baik untuk esai, tesis dsd, tolong dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Kalau butuh copy-paste harap dicantumkan alamat asal mengunduhannya.

Saya sangat menghargai anda semua jadi tolong pula hargai saya. Terima kasih. Berkunjung terus yaaa :)

Jumat, 06 Mei 2011

Addicted(2)

Aku bisa saja memelukmu saat itu,
dari belakang menangkap punggungmu, membenamkan wajahku yang pias menahan jatungku yang hampir-hampir tak bisa kukendalikan,
menyesap harum tubuhmu dalam-dalam dan menyimpannya di tiap sudut memori otakku,
dan kusimpan erat sebagai hartaku yang berharga,
aku bisa saja memelukmu saat itu,
tapi tidak kulakukan,
aku hanya menjaga jarak dari punggungmu,
menekuri langkahmu lamat-lamat,
sambil memikirkan segala sesuatu tentang aku,kau,kita,mereka,mereka dan mereka.

Tapi entahlah,kurasa kau tidak akan suka aku yang seperti itu,
Kurasa kau tahu betul aku menyukaimu,
dan kurasa (lagi) itu cukup

kita dan malam duatiga sepuluh purnama itu

Atas nama Tuhan dan demi nama yang telah diberikan bapakku padaku,

Aku berjanji suatu saat akan membawamu ke tempat yang pantas untuk kita menanti hujan di duatiga purnama ke sepuluh, dengan saling dekap dan melengkapi celah jari tangan yang lama menanti tergenapkan.

Menatap angkasa yang kosong, namun penuh dengan cerita betapa-bahagianya-kau-atas-seribu-malaikat yang kuberikan padamu,dulu,waktu itu.

Kita berdua, bertukar cerita tentang kuku, seroja merah muda, karosel keemasan dan mimpi tentang ibukota di tenggara.

Aku, entah mengapa selalu terpesona padamu, China tercantik yang pernah kutahu, masa bodoh dengan Lucy Liu, dan kau terseyum.

Kau tahu,aku selalu gagal membatalkan jatuh cinta padamu. Selalu begitu.
Dan saat matahari meninggalkan kita, kuputusan adalah waktu yang tepat untuk kita menghela jeda, di rintik pertama duatiga purnama ke sepuluh yang indah.

Karena disanalah akan kita dapati aku, kau dan selingkaran perak bermata bintang,
Aku, kau, kita, dan bahagia sebagai simpulnya.

Bersabarlah,sayang,hingga waktu itu tiba.
:)

(Surat dari Ikal untuk A Ling, terinspirasi dari novel Padang Bulan dan Cinta di Dalam Gelas)

Rabu, 04 Mei 2011

terima kasih :D

teman-teman, saya dapet award lho...
Ini yang pertama kalinya, aduuuh senangnyaa... Romantic Award ini saya terima dari Mas Maula Achadin,
Makasih mas :D
Tapi jujur dari lubuk hati saya yang terdalam, saya bertanya-tanya, beneran nih saya ini orang yang romantis? Hmmm..
Kok kedengerannya konyol banget ya.. Hahaha... Lupakan...


Ini award saya, bagus ya.. Warna birunya sejuk banget.. Sekali lagi makasih ya mas, jadi tambah semangat bloging dan jadi orang yang semakin romantis lagi(?)
:D

Senin, 02 Mei 2011

senja



Bukan tentang helaan nafas yang ingin kuutarkan pada senja, ketika awannya saja mulai pergi meninggalkan siang. Bukan pula tentang rasa tak biasa yang kau selipkan diantara satu-dua lipatan terkecil rongga dada. 

Dan semua pertanyaan yang kau hampirkan, aku menyimpan jawabannya rapat-rapat. Bukan, bukan karena aku tidak ingin kau tahu semua. Biar saja aku membawanya dan melepaskannya ke langit-langit bumi dengan ringan.
Tuhan tahu yang terbaik untuk kita.

untuk nona berkerudung lembut pagi tadi

Hei, nona..
tahu tidak kalau aku sebenarnya menyanjungmu dari jauh, ketika aku masih bermimpi untuk menjejak bumi yang lain, kau bahkan sudah terbang menggapainya. sekali? dua kali? entahlah...
ketika aku berusaha merapalkan kata-kata untuk nyaman orang lain dengarkan, kau sudah bercerita banyak tanpa merasa ada sesuatu yang berat di pundak,seperti yang kurasakan.

Dan nona, ketika aku terkadang susah sekali berkawan, kamu sudah bertukar cerita pada mereka.
Kuakui, kamu nyaris sempurna nona, dengan kata-kata yang mengalir dengan lincahnya dan kecerdasan yang tidak kami punya.

Kamu cantik nona,
Tapi, kalau saja, kalau saja kamu sedikit saja mau mendengarkan apa yang orang katakan, kamu sedikit berlapang atas apa yang mereka utarakan, tentu nona kamu memang tidak akan bisa sempurna, tapi kamu akan lebih cantik dari yang sekarang. :)

Puisi Cinta BJ Habibie

(Demi apapun juga, sungguh ini indah sekali)
I
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.

Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya, dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.

Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang, tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik. mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.

selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,

selamat jalan, calon bidadari surgaku ....

II
Namamu Ainun
memang indah matamu..
selalu saja berbinar-binar
manakala kau  menatap suamimu
dengan sinar gelora penuh cinta

Namamu Ainun
memang tulus penglihatanmu
atas segala hal yang ada di sekelilingmu
ketajaman melihat dengan bola mata yang cantik
dan melihat dengan hati yang juga cantik

namamu Ainun….
yang mengorbankan karir doktermu
demi engkau menginginkan kedua putramu
menjadi doktor-doktor yang handal dan perkasa
betapa ikhlas kau meninggalkan masa depan cemerlang itu..
karena rangkulan ibu kepada anak kau anggap jauh lebih bermakna
itu yang selalu kau katakan kepadaku…
selalu saja kau anggap karir suami jauh lebih penting..
masa depan anak demikian pula…

Namamu Ainun..
penuh kesabaran menghadapi dunia yang semrawut ini..
tatkala hujatan batu menggelinding di atas kepala
menimpa suami terkasihmu dan keluarga besarmu…
matamu tetap lembut cantik menatap dunia
dipenuhi ayat-ayat suci menggema
karena kau tak pernah lepas dari kedua hal sakral itu..
bersujud senantiasa, dan membuka lembar demi lembar kitab sucimu…
kadang hanya setengah berbisik..
kau mengaji di sudut rumah dengan begitu khusyuk…
karena kau tahu persis segalanya  menjadi sumringah bila dilawan dengan doa
serta tawakal yang penuh tersebar di hati…

namamu Ainun
yang memiliki mata indah  kadang redup sejenak dan terpana
menyikapi apa kata orang tentang keluargamu
semua kau balas dengan senyum cantikmu..
karena hatimu yang juga cantik
selalu berupaya meraba segala hal dari sisi yang  indah-indah saja….

namamu Ainun..
yang telah terukir dalam hatiku, hati teman-temanku, hati saudara-saudaramu
terutama hati suami anak menantu dan cucu-cucumu
yang semua begitu penuh kasih menjalankan nikmat Allah selama ini

namamu Ainun…
yang akan menjadi sebongkah monumen di hatiku
yang kini kembali ke hariban Ilahi
dengan nyaman..
penuh damai
sebagaimana makna ayat-ayat suci yang selalu tersebut dari bibirmu
selalu…
selalu…..
dan selalu……

 Credit from http://feraro.blogspot.com/
Yellow Crown