Jumat, 22 Juli 2011

Malaikat

Dulu, dulu sekali, kupikir malaikat adalah sesosok bersayap akbar, putih dan melengkung keperakan. Mungkin sebagian berambut cokelat dan sisanya, legam. Mereka terbang di antara arakan awan dengan kecepatan di luar nalar, tapi sesekali iseng bermain dengan mengetuk jendela pesawat atau sesuatu yang terbang lainnya.

Dulu, dulu sekali, aku berfikir tiap balon permohonan yang kulepas ke langit selalu ditangkap satu dua malaikat bermata jernih. Sebelum akhirnya buru-buru diberikan pada atasan mereka yang lebih tinggi. Sebelum meletus dan permohonanku tak didengar samasekali.

Dulu, dulu sekali, jauh dulu sebelum aku bertemu kamu, aku berfikir malaikat pasti beraroma setidaknya seperti gerimis. Bukankah mereka yang menurunkan ribuan tetes air dari langit tanpa kesulitan yang berarti?

Tapi, itu semua kurasa tidak. Sebelum aku bertemu malaikat, tanpa sayap keperakan namun tetap beraroma hujan. Ya, aku bertemu kamu.

Dan kamu,masih mengelak kalau malaikat di bumi itu tak ada?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yellow Crown