Selasa, 30 Agustus 2011

Spesial Lebaran


Selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin <3

Kamis, 25 Agustus 2011

betapa merepotkannya urusan ini

I got this pict from here
Urusan ini harus kusebut apa? Yang sering membuat aku kewalahan menentukan sikap, kesulitan memilih kata dan kerepotan menekan degup tak berkesudahan. Belum lagi nafas yang tiba-tiba sesak, arteri yang tiba-tiba melebar dan bibir yang bingung harus tertarik kemana. Juga hujan, guntur dan halilintar seketika datang ketika kau tertawa renyah ramah pada yang tak kukenal.

Mereka-mereka menyebut tentang cinta,tapi yang kukenal cinta tak pernah semerepotkan sekarang.

Rabu, 24 Agustus 2011

Bicara Perempuan


Tidak mudah menjadi perempuan, kadang terlalu rumit, jadi tidak bisa dimengerti dengan mudah. Tapi menjadi laki-laki mungkin juga tidak hal gampang (ah, saya belum pernah menjadi laki-laki, dan mencobanya saja tidak ingin), yah mereka punya porsinya sendiri-sendiri. Dimana harus menempatkan dan menyesuaikan dengan keadaan sekeliling. Mari bicara tentang perempuan saja (setidaknya itu yang saya kuasai selama 19 tahun terakhir hidup saya) dan sulitnya menjadi kami--atau mereka.

Saya teringat percakapan dengan seorang teman kos sebelah. Mencuri-curi waktu saya yang hampir tenggelam dengan koneksi jaringan kampus yang sedang payah. Di depan kos hijau--kos saya. Sebut saja dia,Rara. Bercerita banyak, hampir dua jam sepertinya. Dan salah satu topik yang dengan senangnya dia angkat adalah PMS-nya. PMS atau Pre Menstruasi yang kadang mengganggu, malah kadang lebih menyusahkan daripada menstruasinya itu sendiri,saya tersenyum (dalam hati bilang: SETUJUUUUUUUUU!)

Dia bilang kemarin malam bertengkar hebat dengan pacarnya (yang kebetulan adalah tetangga saya) hanya karena masalah yang sepele, yang terlalu kecil, yang terlalu remeh, yang terlalu hampir mustahil menjadi bahan perang dunia mereka. Rara mengaku tidak tahu kenapa bisa menjadi seperti itu. Dan dia juga bilang dia kasihan pada pacarnya, karena hampir seperti setiap bulan sesaat sebelum tamu spesial itu datang. Keadaan hati atau mood yang tiba-tiba berubah 1000x lebih sensitif dan rentan terhadap hal-hal kecil yang bisa membuat marah. Seperti werewolf yang muncul setiap bulan purnama. hehe.

Damn,that was so familiar for me. Saya selalu mengalami hal itu setiap bulan. Emosi saya bisa sangat di puncaknya--gampang marah. Saya bisa marah pada siapa saja, keluarga atau orang terdekat. Tapi pada akhirnya yang ada adalah saya merasa menyesal. Aneh saja marah-marah hanya karena hal kecil yang tidak penting sebenarnya. Tapi ya gimana lagi kalau marah ya marah. Keluar begitu saja.

Memang wajar kalau perempuan merasakan itu semua. Hormon yang di tubuh sedang tidak seimbang (katanya) dan ini belum ada apa-apanya dibandingkan pas hamil trimester pertama. Lha?
Ya, tamu yang datang setiap bulan itu memang bukan melulu tentang kram dan nyeri saja tapi lebih dari itu. Kami mengerti kok dan kami selalu berusaha me-manage-nya dengan baik walau kadang tidak berhasil.

Selasa, 23 Agustus 2011

patah hati

I got this pict from here

" Kita bisa" bisikmu pelan.
Aku menggeleng,tak kalah pelannya. Menatap matamu berharap kau mampu mengartikannya dengan sempurna. Aku kehabisan nafas,baru kali ini aku merasakan asma. Mungkin seperti ini rasanya, dada sesak, tenggorokan tercekat dan udara enggan masuk ke paru-paru yang kupunya. Bahkan sebelum kulihat batas yang menjadi tujuan kita berlari berdua,boleh aku pingsan sekarang?

Dan kau masih menarik tanganku kencang,memaksaku untuk terus melangkah dengan jarak lebar-lebar. Tak kulihat lelah diantara jarak-jarak yang kau susun mantap.
"Aku tidak kuat."aku melepaskan tanganmu,menyisakan jejak keringat di sela jemariku,"pergilah mungkin di depan sana kaudapati orang lain yang kebingungan arah, lupa berbelok atau kehilangan rutenya dan kau bisa mengajaknya berlari bersama agar kau tak kesepian. Pergilah."

Aku perlu mengatur nafas dan berjalan lamat-lamat bukan jawaban yang menjawab. Aku tahu kau tidak akan pernah mampu mengikuti langkahku yang perlahan,kau tak pernah berhasil untuk menyabar. Bahkan setelah kita terlalu mengenal.

"Aku bisa mengendongmu,punggungku cukup kuat dan nyaman untukmu. Juga aku bisa berjalan untukmu, tidak perlu terlalu cepat, perlahan saja." tersenyum.
Ada setumpuk lelah yang kausembunyikan tapi aku selalu berhasil melihatnya, karena lelah adalah sahabatku yang terdekat. Aku mengenalnya lebih dari siapapun juga.
"Aku mencintaimu."katamu. Dan aku tahu, kata-kata itu selalu kau cecerkan sepanjang jalan kita kebelakang. Aku lebih dari hafal untuk tahu caramu mengatakannya, menggambarkan titik di dua i-nya, merimakan spasi diantara kedua katanya bahkan perasaan hangat satu dua detik saat kata-kata itu meluncur keluar .Aku hafal,di luar kepala. Karena aku merasakan hal yang sama saat aku menjawab 'aku juga'.

Dan aku masih kehilangan bayangan harus dengan cara apa kuakhiri cerita kita.

terima kasih banyak :D


Dulu saya pernah bilang kalau ponakan saya, Danara Arsa Athaya (Aca) ikut lomba foto di facebook,kan? Dan kali ini saya mau pamer kalau Aca berhasil jadi juara pertama foto bermain dan belajar bersama buku kategori foto terfavorit setelah kejar-kejaran dengan salah satu finalis lain (selisih 2 like,bow). Hahahaha.

Jadi ngga sia-sia ngorbanin waktu dan duit pulsa internet buat minta dukungan ke teman-teman. Pokoknya demi Aca di peringkat satu ini bener-bener menguras tenaga dan fikiran. Setiap teman yang lagi online saya minta likenya, beruntung kalau ada yang langsung kasih like tapi ada juga yang marah-marah karena mungkin terganggu sama ulah saja. hehe. Sampai ingat juga 'teguran' dari adek kelas yang bilang, "Mbak,jangan nyepam" =__________=

Yaaah, syukur Alhamdulillah awal bulan ini diumumkan kalau Aca menang, disini saya mau bilang makasih banyak-banyak-banyak pada semua orang yang sudah membantu. Dari teman-teman fb saya (baik yang kenal maupun ngga), mbak iin yang fbnya saya buka diam-diam saat detik terakhir dan minta sama wali muridnya untuk ngelike, temen-temene musa di ITB (huaaaaaaah), dan semua pihak yang secara langsung dan tidak langsung terlibat dalam pemberian like di fotonya Aca. Terima kasih banyak ya :*

Oh ya, kalau ada yang tanya hadiahnya apa,saya kasih tau deh. Hadiahnya buku seharga 250rb, buku gede seberat 3 kilo dengan gambar yang memang bagus sekali dan vocer belanja 250rb di online store itu.

Minggu, 21 Agustus 2011

Saya suka sekali foto ini :)


Foto ini diambil saat Aca masih kurus berumur 8 bulan :)

Mari bicarakan apa saja

Mari bicarakan sesuatu, apa saja, boleh kamu sebutkan mulai dari mana saja, tentang apa saja dan aku kan mendengarkan dengan seksama, tanpa berani kehilangan satu-dua helaan nafas yang kaurimakan. Mari bicarakan apa saja, boleh tentang orang paling dicari warga dunia yang diam-diam tertangkap di kolombia, atau tentang kodok empang sebelah yang akhir-akhir ini terlalu merindukan hujan. Atau sesuatu yang lebih kau kenal, tentang inflasi, fluktuasi atau apa saja yang kedengarannya seperti mantra penyihir jahat di telingaku saja.
Bicaralah apa saja, dan aku akan tetap mendengarkan.
Entah dengan aku yang pura-pura tertawa atau sokpintar tahu apa yang kamu maksudkan.
Dengan kamu bicara apa saja, aku tahu kamu baik-baik saja.
Dan itu membuatku sudah cukup bahagia.

Rabu, 17 Agustus 2011

hmm

Kau tahu betapa aku merindukanku saat itu,sayang? Pahal jarak di antara kita tak ada sejengkal. Tapi ada yang berbeda,aku tak menemukan dirimu yang biasanya. Matamu tidak berbinar seperti dulu, sekarang redup dan kadang kutemui tidak fokus. Tidak, kau tidak sakit, aku tahu itu. Bahkan badanmu terlihat lebih gemuk, lebih berat untuk sekedar mengangkatmu, untuk ukuran diriku. Aku hanya mengigit bibir bawahku, saat menyadari kamu tidak seaktif dulu, tidak secerewet dulu, dan tidak semanja dulu. Sebegitu hebatnya kah orang-orang membalikkan hatimu? Mengubah perangaimu?

Sementara sakali-dua aku tahu kau kedapatan menangis saat terlelap. Menangis tertahan dengan mata tepejam. Itukah yang kau pendam selama ini sayang? Diumurmu yang belum menginjak dua, kau terbebani dengan sangat. Oleh orang-orang yang terlalu egois untuk meminta pada selain Tuhannya.

Maaf sayang, kami tidak terlalu sempurna untuk melindungimu dari hal-hal yang tak pernah kami bayangkan sebelumnya. Kami terlalu lemah untuk sekedar membawamu pulang dan membuat semuanya menjadi normal. Kami hanya bisa memintamu untuk terus bertahan. Tapi kami percaya sayang, akan tiba masanya pembalasan menjadi nyata dan seluruh air mata wanita yang kaupanggil ibu itu lunas terbayarkan. Karena Tuhan tidak pernah tidur,barang sebentar.

Tentang Fantasy

Ssst...saya beritahu sesuatu, sudah lama sekali, tepatnya sangat lama sekali saya ingin sekali bisa menulis novel atau cerpen bertema fantasi. Mungkin sedikit pedang, sihir dan peri. Mungkin saya terlalu terpengaruh dengan bacaan-bacaan saya sejak kecil. Mulai dari JR Tolkin sampai JK Rowling. Rasanya luar biasa sekali bisa tenggelam dalam setting yang ajaib, indah dan di luar nalar.

Dan saya masih berkeinginan membuat cerita macam itu. Cerita yang indah dengan setting yang berbeda. Dengan alur sederhana. Tapiiiiiiii entah kenapa saya ngga pernah sukses bikin cerita seperti itu. Bingung konfliknya, penokohannya yang terlalu njlimet dan kehabisan ide buat setting dllnya.

Saya pernah satu-dua kali baca novel fantasi dalam negeri. Dan saya ngga pernah suka. Rasanya aneh. Saya samasekali ngga dapet gregetnya. Ok, bukan maksud saya menghakimi,saya tidak punya hak untuk itu. Saya cuma takut jika saya paksakan menulis nanti jadinya seperti novel-novel yang setelah baca lembar kedua pengen langsung saya buang.

Yaaah, menulis fantasi memang dibutuhkan niat dan tekad juga kemampuan yang hebat.

Sabtu, 13 Agustus 2011

To do list


Menindaklanjuti libur Ramadhan saya yang rasanya seperti tidak menghasilkan apa-apa jadi saya memutuskan untuk membuat sedikit perencanaan selama liburan kali ini. Semoga liburan Ramadhan ini tidak habis terbuang percuma. Lets check it:

1. Nyuci Sprei
>> Sudah lama sprei saya belum dicuci, terakhir kali kapan yaa? Eh, tapi ngga kotor-kotor banget kok, karena dulu saya lebih banyak di Semarang dan kamar saya masih lumayan bersih. Tapi speri ijo saya ini sepertinya benar-benar butuh dicuci.

2. Belajar Masak
>> Ngga usah muluk-muluk, untuk percobaan ingin bikin sup dulu aja (yang sepertinya mudah).

3. Nyuci Sepatu
>> Sepatu yang saya maksud adalah sepatu lukis gambar sapi punya saya dulu itu. Sepatu-sepatu yang lain sudah saya cuci kemarin tapi yang itu kelupaan diambil. Jadi ya terpaksa dicucinya menyusul.

4. Servis Hape
>> Hape saya temapat memorynya rusak, jadi ngga bisa dimasukin memory card, setiap kali dimasukin pasti keluar lagi. Ngga tau itu kenapa.

5. Servis Pinky
>> Pinky sakit, sudah berbulan-bulan. Kedua USB belakangnya ngga bisa dideteksi. Sudah gitu, layarnya juga bermasalah. Tiap kali kesenggol langsung mati. Haduuh.

6. Bikin Handicraft
>> Bahan flanel saya masih lumayan banyak. Kayaknya percuma kalau ngga digunain. Tapi kendalanya gunting saya rusak kemarin. Musti beli lagi deeh.

7. Nulis Cerpen
>> Sudah lama ngga nulis cerpen. Kehilangan motivasi ceritanya. Pengen cepet-cepet mulai lagi deh.

Jumat, 12 Agustus 2011

pathetic

I got this pict from here

Sebenarnya aku tidak pernah merasa terlalu kerepotan menyiapkan satu dua preparasi untuk menyambutmu, di sekelebatan ekor mataku,
Aku juga tidak pernah merasa terlalu berlebihan ketika aku harus merapikan kerah, melicinkan belahan, atau sekedar memeriksa kemeja soal lipatan yang sempurna,
Aku hanya perlu menyiapkan segala sesuatunya takut-takut kamu mendekat dan mendapatiku dalam keadaan memalukan,
dan aku tidak tahu akan berencana tertawa atau berlari tiba-tiba,
Aku bersiap dengan segala, bahkan parfum aroma vanila yang kau suka,

Tapi aku terlupa satu hal,
tentang kamu yang meluruhkan persiapan, menguapkan semuanya,
bahkan ketika kamu tidak benar-benar melintas

Ga Jelas

Bener-bener ngga jelas saya mau posting apa. Liburan Ramadhan kali ini serasa tidak produktif sama sekali, padahal ada banyak waktu kosong, bisa buat nulis, bisa buat bikin handcraft flanel lagi, tapi malesnya itu minta ampun. Ya, saya dirumah cuma tidur, facebooking, blogwalking, tumblring itu aja. Aduuuh ngga suka deh rasanya.

Mari bicara tentang liburan Ramadhan saya taun ini, akhir bulan kemarin saya sudah bersiap menyambut bulan puasa, versi saya sih pergi ke salon buat potong rambut..hehe. Rambut saya yang memang sudah agak panjang saya pendekin lagi dan yang paling penting biaya salonnya di tanggung sama mbak iin. Huaaa seneeeng deh, tauk aja lagi ngga punya duit.

Di posting yang kemarin saya sudah pernah bilang kalau puasa kali berbeda dan memang berbeda. Ada sedikit malah di rumah, bapak ibuk menangis untuk sekian kalinya. Saya ngga akan bicara banyak disini, karena mungkin akan terlalu sedih. Yang pasti kejadian itu membuat rumah saya terasa berbeda sekali.
Saya cuma berharap keadaan akan cepat kembali seperti semula. Aamiiin.

Eh,saya mau pamer nih, beberapa waktu yang lalu, saya dapet kado ulang tahun, agak terlalu terlambat sih secara ulang tahun saya Juni kemarin tapi kadonya baru sekarang dikasihnya, tapi its okay yang penting niatnya kan. Saya dapet kado dari tuan terlalu baik hati buku yang benar-benar saya pengeni setahun belakangan ini. Dia bener-bener tahu cara nyenengin saya (atau malah saya yang telalu mudah ditebak ya). Buku yang saya maksud adalah AYAHKU (BUKAN) PEMBOHONG


Saya selalu suka Tere Liye, apapun judulnya kalau ada yang baru saya sama mbak-mbak yang lain selalu cari sampai ketemu dan kebetulan saya memang belum pernah ketemu sama buku yang tadi itu. Jadi ya rasanya seneeeeng banget. Mana di dia juga aneh banget, tempat naroh kadonya pake di gambar-gambar segala, norak lah, tapi lucu juga. hihi. Terima kasih yaaa.

Selasa, 09 Agustus 2011

Missed my past

"Hidup itu sama seperti sekolah, makin lama yang kita temui akan lebih susah. Seperti kelas 1 SD yang diajari pertambahan, kelas 2 SD mulai perkalian dan pembagian dst, sayangnya untuk bisa naik kelas harus ada ujian yang harus dilewati. Begitu terus sampai kita bosan atau mati."

Sederhana? Mungkin iya tapi banyak ke tidak. Kadang ujian yang harus dihadapi untuk bisa 'naik kelas' itu sangat, sangat dan sangaaaaaaat sulit. Seberapa besar usaha yang sudah kita lakukan pun kok rasanya percuma. Rasanya ingin menghilang saja. Tapi mau bagaimana lagi, kadang itu benar-benar harus dihadapi.
Sering saya merindukan kehidupan masa kecil saya. Yang bebas berbuat apa saja , berimanijasi seliar-liarnya dan masalah paling sulit yang saya temui adalah memilih baju pesta untuk barbie saya.

Saya kangen main tanah di rumah tetangga seberang, main lompat tali yang selalu saya yang kalah (ngga bisa main itu sih) dan ketika rumah begitu terlihat baik-baik saja buat saya.
Berita buruknya, mau kangennya kayak apa, mau nangis darah sesumur juga ngga mungkin kembali kesana. Jalan amannya sekarang adalah jalani saja, bertahan saja, toh ujian tidak mungkin tidak selesai kan?

hipotesis

Tanyakan tentang luka padanya, maka dia akan menerjemahkan dengan sempurna,
tanpa cela,
Tanyakan tentang lara padanya, maka kau akan dapatkan pengertian yang tak berjeda,
Dia terlalu hafal bahkan diluar kepala tentang bagaimana nyaris mati karena duka,


Karena dia adalah perempuan bergaun luka yang tenggelam pada sisa nafas...

Selasa, 02 Agustus 2011

Ramadhan

Saat saya posting ini sudah memasuki hari kedua puasa Ramadhan. Syukur alhamdulillah masih diberi kesempatan bertemu bulan yang katanya lebih berharga dari seribu bulan. Ramadhan kali ini berbeda dengan Ramadhan tahun lalu, banyak yang berbeda. Saya ingat dulu, setahun yang lalu saya pertama mengenal dunia kuliah. Puasa-puasa ikut ospek, puasa pertama jauh dari rumah, puasa pertama di rumah sakit bersama keluarga menemani dua malaikat kecil yang sakit nyaris bersamaan. Puasa yang berkesan. Dan alhamdulillah lagi tahun ini kami sekeluarga masih diberi nikmat kesehatan.

Bulan Ramadahan kali ini insya Allah saya ingin meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah saya, semoga niat ini selalu dijaga sama Allah ya.
Cukup sekian posting saya kali ini, selamat puasa bagi semua yang menjalankan. Tetap semaaaaaangaaaaaat!
Yellow Crown