Selasa, 27 September 2011

Pelarian dari tugas tugas tugas tugas

Beberapa waktu yang lalu, tidak sengaja saya menemukan kiriman wall di facebook punya salah satu teman di friend list saya. Postingan wall itu dikirim dari pacarnya, kira-kira isinya begini,
Nanti kerja mengembangkan karir sebelum punya anak yah
Selanjutnya berkarya dari rumah aja, menulis atau bisnis rumahan
Seperti yang komen bagus katakan, urusan nafkah adalah urusan lelaki :)
It's such sweet words, right?!
Aaaah, benar-benar ya bikin melting. Haha
Eh tapi saya jadi kepikiran soal rumah saya di masa depan, kaya apa ya?? Saya sangat setuju dengan kata-kata yang di atas, urusan nafkah adalah urusan lelaki. Dari dulu saya selalu ingin menjadi ibu rumahan tanpa menunda kelahiran, leyeh-leyeh dan suami aja yang kerja. Haha. 

Tapi mungkin saya juga harus melakukan sesuatu juga, ngga bakal betah kalo ngga ngapa-ngapain deh. Dulu pernah berfikir pengen punya butik atau restoran, tapi pasti butuh modal besar. Belakangan pengen punya usaha rumahan, bikin les-lesan bahasa inggris atau rumah singgah sekalian, atau pengen usaha online furniture. Eittts, ide ini tiba-tiba muncul pas perjalanan ke jepara, ada sebuah jalan di tengah kota yang sisi kanan kirinya adalah toko furnitur yang keren-keren menurut saya.

Jadi muncul deh ide untuk bikin toko online dengan barang dagangan seperti itu untuk dijual ke orang-orang di luar negeri. Pasti deh banyak peminatnya karena menurut saya barangnya yang kebanyakan lemari, kursi dan segala pernik interior rumah kulitasnya top banget dan yang penting adalah bisa dilakukan di rumah jadi bisa nyambi ngasuh anak juga.

Bener-bener yah, semuanya yang dibanyangin kok rasanya mudaaaah aja... Enaaaaaak ajaaaa gitu.. Padahal kenyataannya belum tentu. Ah, pokoknya suami saya di masa depan harus mapan, punya uang cukup banyak buat hidup nyaman dan kerjanya halal biar tenang dunia akhirat.
:3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yellow Crown