Selasa, 10 Januari 2012

Bisa putar waktu?

From here
Saya menangis semalam. Tiba-tiba diingatkan oleh Tuhan sesuatu yang nyaris saya abaikan sebelumnya. Saya rasanya di tampar dengan keras. Terlalu keras malah. Saya tiba-tiba diingatkan tentang luka yang dengan sengaja atau tidak saya torehkan pada hati-hati yang dekat dengan saya. Teman-teman, keluarga, bahkan orang yang sambil lalu saya kenal. Ternyata rasanya sakit ya, beberapa orang dari keluarga pernah saya sakiti hatinya karena mulut saya yang terlalu mudah mengucapkan kata-kata tidak berguna, karena otak saya yang terlalu gampang mengirimkan perintah-perintah asal pada mulut dan lidah tanpa bertanya pada hati sebelumnya.

Maafkan saya. Teman-teman dekat yang padanya lelucon-lelucon tak berharga ditujukan untuk mereka, yang pada akhirnya menyakiti mereka. Cukup.
Masih bisakah saya diberi kesempatan? Setidaknya satu kali lagi untuk belajar. Kalau bisa meminta, saya ingin memutar waktu dan menggunakannya untuk diam lebih banyak.

Tuhan, jaga aku. Jaga lisanku.

2 komentar:

  1. itulah manusia memiliki mulut seperti harimau yang dapat memangsa kapan saja, aku juga merasa begitu. buat kita hrs hati2 dalam berucap ^^

    BalasHapus
  2. haha..iya, sayangnya untuk menghilangkan kebiasaan itu susah :(

    BalasHapus

Yellow Crown