Minggu, 05 Februari 2012

Tentang kebaikan

Salam :)
Lama ya ngga kesini, urusan new nephew benar-benar menguras waktu tenaga dan pikiran saya. Bener lho. Siapa lagi yang disuruh-suruh beli jajan suguhan, buah tangan atau apalah tetek bengeknya kalau bukan saya. Huaaah. Tapi ngga apa-apa, sejauh ini saya ikhlas, sebenarnya ngga juga sih, saya cuma berfikir suatu saat mungkin saya akan memerlukan bantuan seperti itu juga saat ada di posisi yang sama dan dengan saya melakukan ini semua Insya Allah nanti-nanti dikasih balasan sama Allah deh.

Bicara tentang ikhlas, saya jadi ingat waktu awal-awal saya kuliah dulu. Pernah waktu perjalanan pulang naik bis nusantara dari semarang, sekitar sampe demak saya ketiduran dan dengan terpaksa melewatkan kondektur yang menarik uang jalan para penumpangnya. Guess what?! Mbak sebelah saya membayarkan saya uang naik bis itu. Iya, mbak yang saya ngga tahu namanya, ngga tahu rumahnya, ngga tahu asal usul keluarganya membayarkan saya uang pulang. Memang, enam ribu rupiah bagi banyak orang bukan uang yang banyak, tapi kebaikan mbaknya sampai sekarangpun ngga bisa saya lupakan.  Dan mbaknya bersikeras nggga mau uangnya diganti sama saya. Padahal jika dilihat dari penampilan *maaf* mbaknya bukan dari orang yang uangnya berlebih-lebihan.

Tuh, berbuat baik bisa dilakukan sama siapa aja dan dimana aja. Setidaknya saya ingin sekali seperti itu atau setidaknya berproses ke tahap bisa melakukan kebaikan pada siapa saja dimana saja. Ada yang bilang kalau kita membantu orang lain pasti digant kok dengan seribu kali lipat kemudahan sama Allah.

Mudahin jalan hamba ya Allah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yellow Crown