Kamis, 21 Februari 2013

21022013

pada airmata kutitipkan perasaan memilikimu yg sangat,
hingga pada akhirnya itu mengering menyisakan lebam memerah di muka,
pun pada sesak yang masih juga tertinggal bahkan setelah dua-tiga minggu
aku berusaha kuat,
yang anehnya masih juga kudapat saat pertama membuka pagi pukul lima,
mengingat, aku tidak lagi menangis malam-malam sebelum terlelap,
lalu dari mana sesak itu berasal?

sebegitu menyedihkan kah aku bahkan tidurpun aku menangisimu?
di mimpipun aku masih mencarimu?

harusnya semua mudah,
seperti katakata sakti yang selalu kudengungkan pada sahabat,
'sakitlah sekarang daripada besokbesok dan seterusnya'

ingin tertawa rasanya,
katakata itu berbalik menikam,
dan rasa itu hanya ingin ku gengggam erat lalu kutancapkan dalamdalam ke dada,
biar saja mati rasa,
dan bodohnya aku baru sadar, ini tidak semudah yang kubayangkan,


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yellow Crown