Rabu, 31 Desember 2014

rindu

untuk kamu tuan yang dengan sengaja tak ingin berbicara denganku,
sungguh rindu ini sudah diujung sanggupku

Selasa, 30 Desember 2014

koin pintar

let me introduce the awesome one "KOIN PINTAR" to you..

pertama kali kenal koin pintar adalah waktu ikut #kudeta #yukketaman yang sudah pernah saya posting sebelumnya, silakan di scroll ke bawah saja ya. koin pintar adalah gerakan peduli pendidikan untuk anak-anak kurang mampu. donasi yang dikumpulkan berupa koin-koin recehan (tapi tidak menolak menerima bantuan berupa uang kertas, merah lagi). koin-koin kami kumpulkan dari relawan yang membantu, ada yang lewat live-funding atau transfer via bank.


founder dari gerakan ini adalah adalah mas dimas, dibantu beberapa orang laki-laki dan satu perempuan lain (oke,yang terakhir itu saya) menjalankan 'usaha' ini beberapa bulan terakhir, jadi masih terhitung baru. sasaran koin pintar ini sekali lagi adalah anak-anak kurang mampu, tapi donasi yang terkumpul tidak langsung kami serahkan ke anak tersebut, melainkan kami 'titipkan' ke guru wali kelas agar bisa dipakai dengan lebih bijaksana. agar lebih tepat sasaran lagi, kami terjun ke lapangan langsung untuk survey ke SD, melakukan wawancara singkat dengan murid,guru dan staff sekolah dll, setelah mendapatkan kandidat yang dirasa cocok dan memenuhi kriteria penerima beasiswa, kami juga mendatangi rumah calon penerima beasiswa untuk memastikan 'ketepat sasaran' dana.

saya cerita sedikit soal proses seleksinya ya, jadi waktu itu yang ikutan seleksi ada 4 orang yaitu saya, mas dimas, mas danang dan mas lukman. setelah ramah-tamah dengan pihak sekolah kami diminta masuk ke kelas yang disana sudah anak-anak calon penerima beasiswa. kalau tidak salah ada 6 anak. yang bertugas melakukan wawancara ada 3 orang termasuk saya dan yang satunya lagi wawancara dengan guru-guru. jadi tiap pewawancara dapat 2 anak. pertanyaan yang kami ajukan pertanyaan standart seputar keseharian mereka di rumah dan sekolah, mereka tinggal dengan siapa ke sekolah naik apa, cita-cita dll. satu yang kebagian wawancara dengan guru, mas lukman pinter sekali, jadi dia bersama guru-guru (entah dia yang mengajak atau yang diajak) pergi ke kantin untuk makan enak bersama  melakukan wawancara terselubung, katanya.

untuk adik koin pintar yang pertama, kami memutuskan yang berhak menerima beasiswa dari koin pintar adalah Dimas Aldo, dia saat ini duduk di kelas 6 SD 3 Prambatan Kidul. ayahnya seorang pengamen, sementara ibunya tinggal dirumah karena sakit (tidak memungkinkan melakukan pekerjaan seperti orang-orang kebanyakan), Aldo sendiri masih mempunyai adik yang masih kecil jadi sehari-hari sepulang sekolah kegiatan Aldo menjaga adiknya tersebut. ini saya kasih liat sedikit kondisi rumah Aldo ya..

bagian rumah tampak depan
kamar mandi yang cuma ditutup kain, airnya minta ke tetangga
bagian dalam rumah

dengan kondisi rumah tinggal seperti itu, prestasi Aldo bisa dibilang sangat membanggakan. nilainya selalu meningkat dari tahun ke tahun, bahkan tahun ini dia mendapat rangking 1. guru-guru pun banyak yang memuji Aldo karena sikapnya yang baik dan tekun, sering kali kalau ada materi pelajaran yang dia tidak mengerti, Aldo tanpa ragu langsung bertanya pada guru. sikap yang seperti itulah yang kata guru-gurunya jarang ditemui di diri anak-anak yang lain.

mungkin yang bisa kita beri tidaklah banyak, tapi semoga bisa bermanfaat. biar Aldo tetep bisa semangat sekolahnya.

Dimas Aldo, penerima beasiswa koin pintar bersama kakak relawan

bagi yang penasaran dan tertarik bergabung dengan gerakan ini, silakan sekali kami masih membutuhkan banyaaaak sekali kakak-kakak relawan dan koin-koin yang lain untuk membantu adik-adik kita yang membutuhkan. informasi lebih lanjut bisa di cek di twitter @koinpintar ya disana ada CP yang bisa dihubungi :)

ada

aku tahu tempatku bukan di antara waktu sibukmu,
karena kamu terlalu fokus pada berkas dan dokumen-dokumen yang entah apalah itu di kantormu
aku pun tahu tempatku bukan di antara waktu bebasmu,
karena kamu terlalu asyik dengan duniamu, dengan hobby dan semua favoritmu

makanya aku benci ketika kamu terlalu sibuk juga terlalu luang,
menyusup bertanya kabarmu aku tak mampu, mengharap kamu memulai percakapan dulupun rasanya adalah sesuatu yang mustahil bagiku

tempatku?
adalah di sela kamu bosan dengan angka-angka itu dan menyeka mata lelah selepas kacamatamu,
adalah tempatku waktu kamu menunggu istirahat ishomamu dan tak tahu harus melakukan apa selagi masih ada waktu,
waktuku adalah sisa-sisa waktu biasamu,
sisa-sisa waktu bosanmu,
sisa-sisa waktu milikmu

tapi tak apa, setidaknya damaiku ada di sisa-sisa itu dan itu cukup bagiku.

Senin, 29 Desember 2014

begitulah cara Tuhan ngajak becanda

beberapa hari kemaren saya baru ngerasain diajak becanda sama Tuhan. berawal dari salah satu material packing jualan saya habis begitu saja-okay, 'begitu saja' rasanya agak tidak masuk akal-. padahal perasaan baru kemaren saya beli 150-an biji eh tau-tau sudah habis saja. alhamdulillah.
jadi waktu itu kertas doily saya habis. tinggal selembar untuk packing hari itu, artinya saya mesti cepet-cepet beli lagi. buat yg belum tau apa itu kertas doily, itu adalah kertas yang biasanya dipake untuk tutup snack/kudapan yang ditaruh di kardus. umumnya warnanya putih dengan pola renda-renda kecil.

kebetulan hari sebelumnya tetangga saya kasih hantaran, ada kertas doily yang cantik banget. pola rendanya beda, ga seperti pola renda doily biasanya. pertama liat saya langsung suka. kaya gini nih:



terus pengen deh pake itu di packingan, nah kebetulan stok doily-nya habis langsung kepikiran 'POKOKNYA ENTAH GIMANAPUN CARANYA MESTI DAPET'.

akhirnya pasang pm dan dp BBM tanya-tanya dimana bisa dapetin doylinya, karena sumpah demi apa nyari yang seperti itu susah banget, kalo yang biasa mah banyak di toko-toko plstik dan kardus ada.
dari situ banyak deh yang kasih feedback, mulai dari toko belakang smasa, toko kuning deket alun-alun sampe toko kardus dekat pom bensin prambatan. fix, saya datengin semua besoknya. dan ternyata apa sodara-sodara? sama sekali nggak ada, pun saya juga selalu berhenti tiap ada toko yang 'jual macam-macam kardus dan perlengkapan khajatan' dan hasilnya bikin guling-guling di aspal. sampe-sampe contoh yang saya bawapun sampe lecek ga berbentuk dan saya capek sampe pengen mati rasanya.

putus asa mau pulang ajah, sekalian ke toko biasanya ajah, beli yang biasanya ajah. saya ambil jalan pulang dong. tapi belum sampe ke toko langganan saya, ada toko yang jual perlengkapan 'plastik-kardus-dll' gitu. 'kalo di toko langganan kejauhan, disini ajalah toh juga nggak bakal ada' pikir saya.

dengan udah capek, males dan ga mood saya bilang nyari kertas doily kecil -tanpa kasih liat contoh,kertas yang saya maksud di tiap-tiap toko sebelumnya saya kasih liat terus- eh si ibuk ngeluarin kertas doyli yang ITU. benar-benar yang ITU.
saya reflek langsung teriak ketahan 'OH MY GOD!' jadi saya muter-muter kota kudus berjam-jam dapetnya di situ? di deket rumah gituuu?
Tuhan sedang ngajak becanda deh ini. beneran.

sementara si ibuk lagi kebelakang nyari stoknya saya ketawa-ketawa sendiri. ketawa garing tepatnya. ya tuhan, apa-apan ini sih.. =__="
ya cara tuhan becanda sama saya, waktu udah putus asa malah kasih. jadi ya begitulah, intinya ini packingan saya pake doily yang baru. bagus kan?
semoga doylinya cepet habis lagi. aamiin.

Sabtu, 27 Desember 2014

lebih baik kalau itu kamu

akan lebih baik jika orang itu adalah kamu,
dengan semua kurangku kamu lebih dari sekedar paham, kamu hafal bagaimana cara membuatku tetap jadi manusia dengan akal sehat dan menjadi kuat.
aku tidak perlu lelah memakai topeng dan pura-pura menjadi perempuan sempurna seperti yang kulakukan pada pria-priaku yang dulu.

akan lebih baik itu kamu, yang sanggup kubuat jatuh cinta.. tapi sayangnya tidak, karena kamu terlalu kokoh dan kuat untuk kujatuhkan dan aku masih terlalu manusiawi untuk memaksa..

Selasa, 23 Desember 2014

hmm..

a: can i call you?
p: kudu saiki?
a: ya nggak juga sih.. i forget you're on working time now
p: it almost ashar- free time actually,
a: nggak ah *takut ganggu*
p: if it should be today, call me after isya.
a: eh, no no *mikir kalo nelpon malem mesti mahal* if i call you today, i will mewek-menye-nangis over and over and over again. and its not kind of elegant or cyantik things. its just too disgusting.
p: how if i wanna hear that?
a: ...

Minggu, 07 Desember 2014

salah jurusan

begitulah yang saya rasakan belakangan ini, selama empat tahunan ini sepertinya saya salah milih jurusan. semua proses yang saya jalani sampai saat ini, saya (hampir) tidak pernah menikmatinya. bukan, bukan tidak bersyukur...menurut saya bersyukur ada di tingkatan sedikit lebih rendah dari mencintai sesuatu.

kita bersyukur mempunyai sesuatu rasanya tetap beda dengan saat kita mencintai dan menikmati sesuatu itu. dan saat kita menikmati sesuatu itu,dengan otomatis kita akan bersyukur entah sadar atau tidak. berbeda saat kita mensyukuri sesuatu belum tentu kita menikmati dan mencintainya. toh, bersyukur itu kewajiban kan?

di perjalanan hampir setahun ini saya menyadari proses yang sudah terlewati, saya jalani karena memang saya harus melakukannya, bukan karena rupa-rupa perasaan melankolis lainnya. saya hampir tidak pernah menikmati proses itu, jiwa saya hampa, tidak ada kepuasan atau sesuatu yang membuat saya bangga pada diri saya sendiri. mungkin kira-kira seperti itulah yang zombie juga rasakan, hidup tanpa perasaan. menyedihkan ya?

terlalu banyak kekecewaan dan rasa lelah, bahkan di penghujung perjalanan ini semua terasa menyulitkan. ketika orang-orang terlalu bersemangat untuk melanjutkan, saya ingin pergi jauh tanpa perlu mengingat hal-hal yang seperti sekarang. semua terasa menyesakkan, sungguh.

ayo nik, kuat tanpa mengeluh. kamu sih bisa, harusnya.

Tuhan, padahal kurang sedikit lagi ya..

Senin, 01 Desember 2014

untuk kamu, jangan baca blogku ya

aku bisa apa saat orang pertama yang kucari saat patah hati adalah kamu,
dan kamu ada, waktu aku butuh orang untuk mendengar masalah kuliah yang katamu sengaja ku-drama-kan,
aku bisa apa saat 'aku tadi nyaris nabrak becak' terasa sebegitu pentingnya untuk kulaporkan kepadamu,
lalu kamu menanggapi seadanya, dengan gayamu.
tapi tetap saja kan aku masih mencarimu, entah karena aku mencari-cari obrolan atau memang butuh...kamu.

aku harap kamu tidak baca blogku ya, walaupun kamu tahu url-ku, tapi semoga kamu sudah lupa ya, jadi aku bisa bebas menulis tentang kamu disini. ini bukan soal jatuh cinta, ini tentang biar aku simpan ini -yang apalah namanya tapi bukan cinta- sendirian, toh juga tidak berarti banyak buatmu kan.
atau nanti aku, kamu jadi canggung dan semuanya jadi tidak mengenakkan.

banyak hal yang ingin aku tulis disini, tapi sekali lagi, aku takut kamu baca.
apa harus kutulis saja biar lega?
tapi aku takut nanti kamu menghindar,

begini saja, aku akan tulis apapun yang ingin aku tulis, kamu boleh baca tapi setelah itu kamu bisa pura-pura lupa atau pura-pura tidak pernah baca. pura-pura tidak tahu, tidak perlu berkomentar.

bisa? janji ya...kamu?

Sabtu, 29 November 2014

Resep Choco Lava Cake


dari sekian banyak resep chocolate lava cake yang saya temukan di internet, ini yang paling sederhana dan yang paling mudah dipraktekkan. resepnya saya dapat di instagramnya teh @tiyarahmatiya dengan sedikit improvisasi..hihi
dan yang terpenting resep ini tidak pakai mixer dan tidak pakai oven jadi gampang sekali dan ga pake ribet bikinnya.

Bahan:
- 2 telur
- 1 sdm gula pasir
- 2 sdm margarin
- 3 sdm terigu
- 80 gr dark cooking chocolate
- dark cooking chocolate potong dadu kecil secukupnya

Cara membuat:
- lelehkan dark cooking chocolate dan margarin
- kocok telur dan gula dengan garpu sampai larut, lalu masukkan terigu
- masukkan lelehan cokelat, ratakan
- taruh di cetakan cupcake setengah bagian
- kukus kurang lebih 5 menit
- masukkan potongan cokelat dadu kecil di tengahnya, penuhi cetakan dengan sisa adonan
- kukus kurang lebih 5 menit atau sampai matang

resepnya dijamin gampang banget, yuk dicoba dirumah :)

Jumat, 28 November 2014

yang menyebalkan



aku bukan laki-laki penyuka puisi, pun dengan menulisnya, aku tak bisa memilih bahasa yang indah dengan makna berbunga, maka biar kutuliskan semua disini dengan caraku sendiri. dengan bahasaku agar kamu dengan mudah mengerti tanpa perlu jauh-jauh mencari arti.

mungkin aku adalah laki-laki yang paling menyebalkan yang kamu tahu, meskipun tidak pernah kamu bilang tapi bisa aku sebut itu tanpa ragu.

lucu ya, aku yang selalu berusaha di dekatmu,
menyediakan apapun yang kamu butuh tapi masih aku juga yang sama, yang menghindarkan semua yang kamu mau. aku bisa saja menelpon satu jam untuk seguk malam-malammu dan aku juga bisa menghilang saat 'semoga hari ini menyenangkan' dan semua sapaan ringanmu terkirim ke ponsel pintarku.

mungkin kamu tahu, dengan kata-kataku, sering kamu protes betapa kakunya aku padamu, betapa kata-kataku sering kali menyakitimu. tak jarang juga buatmu tersinggung.

apa kamu tahu itu sengajaku?

agar kamu tidak menaruh apapun padaku. baik itu harap atau hatimu.
karena kamu dengan keras kepalamu masihlah perempuan yang kukenal, yang bisa jatuh cinta pada hal sesederhana sapaan ramah dan ke-konstanan keberadaanku di sampingmu. dan ya, maaf jika aku menghindari itu.

aku akan menjagamu dengan caraku, dengan aku yang tidak mengenggam hatimu maka aku tidak akan bisa mematahkannya kan, semoga kamu bisa mengerti rumus sederhana itu ya. setidaknya aku tidak mau jadi alasan tangismu sehari semalam seperti laki-laki brengsek yang kemarin-kemarin kamu ceritakan.

karena aku takut jadi laki-laki brengsek yang selanjutnya, maka jangan paksa aku untuk membuatmu jatuh cinta. lalu semua jadi rumit dengan harapan-harapan dan hal yang menyulitkan.

maaf ya sudah menjadi yang menyebalkan.

Kamis, 27 November 2014

its okay, thats life

salah satu momen terberat selama lebih dari empat tahun di sini terlewati sudah, meski tidak terlalu mulus seperti harapan awal but, its okay. hari-hari yang sangaaaat berat. tepatnya senin dan selasa kemarin saya ada ujian skripsi dengan dua dosen penguji berbeda.
berat? saya bahkan sedikit stress menjelang hari H saya itu, gejalanya mulai dari demam sampe diare. entahlah, padahal saya sudah berusaha se-santai mungkin, se-tidak memikirkan hal itu-mungkin, se-jalani saja dengan biasa-mungkin. tapi tetep kepikiran dan tetep sakit.

hari pertama ujian dengan dosen favorit sejak semester dua, dosen lelaki idola para mahasiswi yang udah mulai mikir tentang rumah tangga. semua berjalan lancar dan sedikit tergesa karena beliau sepertinya ada acara. banyak dapat teguran tentang grammar yang masih berantakan. ujian itu sendiri kurang lebih satu jam. tidak banyak pertanyaan namun revisian menumpuk, lagi lagi soal grammar.

hari kedua, yang paling beraaat. ujian selama dua setengah jam, dengan dosen senior yang mengutamakan kesempurnaan. dan skripsi saya, mungkin dapat nilai D jika tanpa perbaikan. terlalu banyak kesalahan, konsep dan metode yang berbeda dari yang beliau harapkan. nyaris revisi total bab 3 dan 4. saya cuma bisa pasrah dan lemas setelahnya.

sampe saya nulis ini, draft saya masih tergeletak saja di lantai kamar, rasanya masih nyesek bahkan untuk sekedar review dan baca-baca. bodohnya, saya baru sadar mungkin selama ini saya salah masuk jurusan, sama sekali ga ada bakat di bahasa inggris ya. sedih. iya, sangat. tapi setidaknya saya sudah berusaha kan? (harusnya) selalu ada harga yang didapat setelah berusaha kan?

tapi hal yang paling saya syukuri adalah adanya teman-teman yang begitu menguatkan selama dua hari terberat saya kemarin. hari pertama, sebelum ujian secara ga sengaja, bertemu bahtiar yang ikut repot nyiapin printilan mau ujian saya, sebelumnya saya di temenin jamie yang pagi itu kebetulan punya jadwal bimbingan di b8. sampai ujian selesai dia yang pertama datang dan tanya 'gimana tadi ujiannya? lancar?' sambil bantuin saya beres-beres barang bawaan. orang-orang yang saya temuin di jalan bahkan bilang 'eh nik, tadi kamu dicariin jamie lho'. saya cuma bisa speechless. semoga skrpsimu juga dimudahkan ya nak *pukpukjamie*

juga ada shinta dan tia yang menemeni malam-malam ujian saya dengan cerita panjang lebar tentang apa saja, membuat saya cukup merasa nyaman dan santai sebelum 'pengadilan',juga rega yang rela minjemin kamarnya buat saya dan tia bermalam. juga temen-temen yg lain yang tidak disebut satu persatu disini.

hidup ya gitu itu kadang susah, kadang senang. adaaaaa aja cara Tuhan kasih pelajaran. bahkan sampai sekarang liat skripsi aja masih pengen mewek dan mual. tapi tetap saja tidak ada yang tidak bisa disyukuri di tiap-tiap kejadian kan?

terimasih Tuhan.
minta kasih semangat buat ngerjain revisi dong, boleh ya?

Jumat, 07 November 2014

UNTITLED



tahun ini ajaib sekali, mungkin masih terlalu prematur untuk saya menuliskan kilas balik setahun belakangan, tapi tidak ada salahnya menuliskan sesuatu yang pantas disyukuri meski bukan di akhir atau awal tahun baru.

banyak sekali rencana yang gagal tercapai, seperti tertundanya wisuda dan hubungan relasi yang gagal lagi di tahun ini. tapi tidak ada hal yang tidak bisa disyukuri, pasti ada sesuatu yang disiapkanNya di akhir, sesuatu yang baik, sesuatu yang menyenangkan. dan saya selalu suka kejutan yang menyenangkan jadi mari kita lihat, apa yang Dia akan berikan atau mungkin...Dia sudah berikan tapi saya yang terlalu bodoh untuk sadar :P

tahun ini, lahir r*d cherries hijab, kelahiran yang awalnya berdasarkan rasa sakit yang dalam. percaya atau tidak, sebelum r*d cherries hijab inipun saya pernah meluncurkan label juga sehabis mengalami patah hati. jadi, kalau ada yang tanya obat patah hati atau gimana biar bisa cepet move on? saya bakal jawab...buka usaha. jualan apa aja. sibukkin diri. udah itu aja.
and it works.
jadi bisa dibilang jualan adalah cara terampuh saya untuk bangkit, pertama bikin akun instagram dan jualan lewat itu, sedikit demi sedikit dapet orderan dan terbiasa balesin chat 'iya say, huum kakak cantik, sip kaksay' dsb. membuat diri sendiri diliputi sesuatu positif, gak mungkin balesin chat dengan nada jutek kan?
belajar banyak hal di sana, satu dua customer langganan malah sering curhat, kita hahahihi seperti teman lama, cerita ngalor ngidul padahal awalnya ngga saling kenal.

jadi dari r*d cherries hijab pula saya memberanikan diri keluar dari zona nyaman, mulai ikut berkegiatan bareng komunitas anak-anak muda di kudus. bikin event bareng dan jadi salah satu foundernya. sama sekali ngga ada yang kenal awalnya, iseng-iseng ikut aja. kalau orang lain mungkin rikuh karena gak ada temen, saya mah nekat sok kenal, mencoba jadi pribadi semenyenangkan mungkin untuk melatih skill komunikasi. sekarang saya kenal cukup banyak orang yang keren dan lintas bidang, banyak ilmu dan pengalaman baru yang didapat. mungkin bakal saya ceritain lain kali yak soal yg ini :D

seperti yang saya bilang tadi, tahun ini sama sekali ga terduga, diluar semua rencana. tapi kembali lagi, rencanaNya memang selalu lebih indah kok ya. pun soal wisuda dan banyak hal yang terlewatkan sebagai gantinya saya dapat rejeki dan tergabung dalam lingkup 'inst*preneur', tempat kumpulnya online shop instagram sharing ilmu dan kasih masukan dan semangat tentang jualan online. and its priceless.

yang lalu memang sakit, tapi tidak ada satupun yang saya sesali. semua indah kalau kita melihat dari sisi yang benar.
dan soal wisuda, minggu depan saya mau daftar sidang. semoga semua muanya lancar ya..

Minggu, 26 Oktober 2014

untuk nona pengganti

halo nona pengganti,
pertama, aku tidak akan berterima kasih atas kebersediaanmu untuk menetap di sisinya setelah semua hal yang terjadi pada kami, pada hatinya yang sempat kubuat kecewa berkali-kali.
aku sama sekali tidak akan terkejut atau sekalipun menyalahkanmu atas kenyataan bahwa dia mudah sekali membuatmu jatuh cinta, aku tahu karena dulupun aku begitu dibuatnya.
membuat perempuan jatuh cinta adalah sebagian kecil bakat yang dia punya, percayalah.

ah ya, aku senang dia baik-baik saja.
setidaknya setelah aku menolak ajakannya untuk kembali (berkali-kali), dan tidak ada seminggu setelah dia memintaku (untuk kesekian kalinya) dia sudah bersamamu nona, itu sedikit membuatku yakin dia bukan orang yang tepat--setidaknya untukku. dan keputusanku untuk bilang "tidak" adalah hal yang paling tepat hingga saat ini.

dia mungkin tidak akan banyak bicara tentangku padamu, yang kutahu dia paling benci menceritakan perempuan-perempuan di masalalunya, karena yang menjadi fokusnya adalah masadepan, adalah kamu sekarang. pun kamu tidak perlu mencari tahu pada teman-temannya karena itu akan membuatmu kecewa, aku tidak perlu cerita kenapa..hanya, percaya sajalah.

kamu tidak usah kawatir ya, aku tidak akan menghubunginya lewat jejaring sosial, pun mengicaukan kembali kicauannya atau menyukai sesuatu yang di post di dinding facebooknya. jadi tidak perlu merasa terintimidasi atasku di dunia maya.

kamu mungkin nanti (atau mungkin sudah) melihat kalau dia orang yang mudah terombang-ambing, dia belum punya pijakan yang cukup kuat untuk dipegang dan masih butuh arahan untuk diberitahu ini benar ini salah. disitulah tempatmu untuk mengenggam tangannya dan mengarahkan kemana seharusnya dia berjalan. kalau dia tidak menurut, pukul saja. lakukan apa saja agar dia tau itu tidak benar. sebelum kamu menyesal.

aku tidak bercanda waktu bilang, dia akan memberimu apa saja yang dipunya untukmu saat dia benar-benar jatuh cinta. dia akan rela melakukan apapun untukmu. hanya untukmu. maka, aku yakin kamu hanya bisa mengulum senyum dan menyembunyikan buncahan bahagia itu diam-diam. termasuk saat dia  mengirimimu foto kalian sering-sering, menyanyikan lagu-lagu romantis, dan berjuta hal berwarna cinta lainnya. dan kamu sedikit demi sedikit akan jatuh cinta lagi dan lagi padanya.

dia terlalu tahu bagaimana sebaiknya memperlakukan perempuan, dia tidak akan ragu mengenggam tanganmu di depan teman-temannya. memandangmu mesra meski di keramaian bahkan terlibat di permainan bodoh di antara teman-temanmu dan pura-pura menikmatinya. di paling mahir dalam hal itu semua.

aku tidak yakin dia akan berani membicarakan masalalu dan kesalahan-kesalahannya, aku kenal dia sebagai sosok yang ingin terlihat sempurna di depan orang yang dicintainya. jadi sebisanya dia akan menutupi tentang semua kesalahannya padaku atau pada perempuan-perempuan di belakanganku. tapi kamu tidak perlu mencari tahu kan? toh kamu mencintai dirinya yang sekarang :)

aku sarankan kamu bisa sedikit bersabar ketika dia menjadi terlalu manja, terlalu kekanakan dan menyebalkan. ya, dia tidak pernah bisa menjadi serius pada hal-hal tertentu yang kupikir mendalam. terlalu menggampangkan segalanya dengan alasan masih ada banyak rencana jika rencana pertama gagal. paksa dia untuk sedikit berfikir dewasa, setidaknya kamu pasti ingin sesekali dipimpin dan dibimbing kan?

dengan menulis semua ini jangan pernah berfikir aku ingin mengenalmu, tidak. akupun tidak ingin  berteman karena aku tidak menyukaimu. sama sekali. aku juga tidak ingin membayangkan bagaimana jika aku suatu saat harus bertemu denganmu. ah, maafkan aku jika hari itu datang wajahku menatap tidak enak dan rasanya merendahkan dirimu.

sebelum lupa, satu hal yang terpenting nona, jangan pernah sakiti dia seperti dia menyakitiku kemarin, meskipun (mungkin) dia pantas mendapatkannya. orang-orang bisa jadi bicara tentang karma, aku percaya karma tapi rasa sakit yang diberinya kemarin semoga tidak pernah dirasakan oleh orang-orang terdekatku, termasuk dia (dulu).

yah, selamat nona aku harap dia sebenar-benarnya laki-laki yang ingin kau ajak membina rumah tangga, laki-laki yang padanya kamu yakin semua mimpi perempuan mudamu menjadi kenyataan. berbahagialah.

:)

Sabtu, 13 September 2014

suatu saat nanti

pict from here

suatu saat nanti, akan tiba waktunya Tuhan dan waktu mengijinkan kita akan sukarela berbagi narasi bersama. tanpa ada paksaan karena kita tahu memang untuk itulah kita tercipta.

suatu saat nanti, kamu akan mengerti bahwa meringkuk di sudut sejuk rumah dengan setumpukan bacaan,  bisa lebih menyenangkan bagi sebagian orang -setidaknya bagiku- daripada harus bersusah dengan carrier untuk mendaki puncak tertinggi...kegemaranmu.

suatu saat nanti, kamu akan mengerti bahwa air putih bisa begitu nikmat bagi sebagian orang -setidaknya bagiku- dibanding kopi tanpa gula yang kau seduh malam-malam di seruak gempita bola hingga subuh.

suatu saat nanti, kamu akan mengerti bahwa masih banyak hal lain yang bisa dipelajari untuk saling mengerti. ada dunia lain yang bisa kita singgahi, dunia yang tadinya asing dan diluar ekspektasi dunia itu eksis.

suatu saat nanti, dunia yang asing itu akan hilang lebur jadi dunia baru yang jauh lebih rumit, lebih asing, lebih kita. begitulah.
dan narasi tentang kitapun dimulai di sana.

Rabu, 10 September 2014

perempuan dan kebetulan

dan kalau di dunia ini ada sebutan untuk makhluk paling nyeremin di dunia ini pasti namanya perempuan. saya adalah tipe orang yang tidak mudah dapet temen perempuan, padahal saya sendiri perempuan. entah kenapa beberapa kali saya bertemu (dan cukup dekat) dengan perempuan yang lalu kemudian dengan terang-terangan (dan ada juga yang tidak terang-terangan) bilang saya adalah saingan mereka. di depan saya, frontal. itu jaman SMP.

saya  ga pernah tau dari sisi mana mereka bisa menilai saya sebagai saingan yang pantas di saing-i, saya ga ngerasa cantik-cantik banget, otak juga ga pinter-pinter banget, semua yang ada pada diri saya biasa-biasa saja, tidak ada yang terlalu menonjol dan bisa ditonjolkan. saya sampai sangat heran waktu ada orang yang seperti itu pada saya. ditambah lagi, itu semua membuat saya jadi tidak enak. saya tidak pernah ingin dan niat bersaing dengan siapa pun, bahkan dengan teman yang (pernah) dekat sekalipun. saya cuma butuh temen untuk haha-hihi ala perempuan perempuan lain di luar sana, tanpa ada rasa persaingan untuk sesuatu yang bahkan saya sendiri ga tau itu apa.

pernah ada temen dari SMA, karena sesuatu hal yang saya sangat kecewa sekali padanya kami jadi berjarak. saya kira jarak itu akan membuat saya lebih bebas dalam hidup saya, tapi itu salah sodara-sodara. ketika itu saya sedang seneng-senengnya nulis di notes facebook, berteman dengan orang-orang yang juga suka menulis dari luar kota, orang-orang yang waktu itu masih sekolah di SM*GA semarang, ada beberapa orang yang saya masih ingat namanya dan masih berhubungan sampai sekarang.
dan temen saya itu ikut-ikutan berteman dengan mereka. ikut-ikutan nulis note di facebook, what the..
okay, mungkin cuma kebetulan kalau dia juga kenal sama mereka...kebetulan.
kebetulan yang aneh, maka saya putuskan buat nge-block akun facebook dia, masih sampai sekarang.

lalu time flies so fast, saya bikin abinaya diikuti dia dengan dengan teman-temannya membuat yang serupa. awalnya saya biasa-biasa saja sampai ketika konsep dia ambil foto sedikit mirip dengan konsep abinaya. mulai dari background tanah sampai kancing-kancing. kok mirip ya?
mungkin kebetulan..

lalu, ketika saya bikin r*dcherries_hijab, 4 bulan kemudian dia juga bikin olshop tapi bukan jualan hijab, tapi seperti jualannya yang sebelumnya yaitu bros dan macam-macamnya. di awal-awal dia ngirim sms ke temen-temennya semacam announcement kalo dia bikin olshop baru (dan entah kenapa saya juga dapet sms itu) mulai deh saya kepoin instagramnya, awal-awal saya cuma mikir 'baiklah' tapi ada yang aneh waktu dia mulai follow akun follower dan customer r*dcherries_hijab. FYI, akun r*dcherries_hijab saya lock jadi ga semua orang yang bisa liat (kecuali followers yang request dulu buat follow) lhah ini kok dia bisa follow, darimana coba. mungkin kebetulan ya :')
dan masih banyak kebetulan-kebetulan lain..

sebegitu menariknya-kah hidup saya sampai apa-apa saya diikutin? dari jaman dulu sampai sekarang?
tapi sekali lagi, mungkin itu semua cuma kebetulan..iya kebetulan :)

Selasa, 02 September 2014

maaf kalau saya agak sensitif soal ini

saya kenal seseorang, cowok, satu universitas beda jurusan. entah kenapa dengan posisi saya yang tiba-tiba-migrain-kalo-mikir-skripsi ngeliat dia yang ga niat ngerjain skripsi bikin saya emosi sendiri. ketika semua temen-temennya berjuang mati-matian sampe lembur ngerevisi draft,ngemis-ngemis ke dosen minta bimbingan, dia dengan santainya bilang 'bakal ngerjain skripsi setelah orang tuanya nepatin janji kasih kamera'. dan pemirsah, dia umurnya 23 tahun. kuliah, semester 9. meskipun kaya gitu bukan anak seragaman putih merah ya, ingat.

dia dulu pernah bilang sudah bimbingan sekali dua kali, diminta bikin produknya entah itu berapa bulan yang lalu dan sekarang belum juga maju-maju. alasannya? banyaaaaaak banget. sini saya kasih liat beberapa chat saya sama dia malem ini tadi.






fyi, temen saya itu akhirnya dapet kamera DSLR 1-2 minggu kemaren,tapi jangankan tambah rajin ngerjain skripsi, tambah waktu buat hunting foto sih iya. mungkin karena dia dari anak keluarga yang cukup mampu ya, dari keluarga yang punya usaha dan beberapa toko di kota asalnya, jadi ga mikir soal biaya kuliah atau kos tiap tahunnya. kuliah ga kuliah juga bakal punya toko yang dia kelola sendiri. jadi kenapa mesti cepet-cepet?

dia anak pertama dan punya adek perempuan, kasihan aja sebenernya makanya saya cuma bilang terserah di akhir chat kami, ga tahan kok ya ada cowok yang sebegitu ga bisa bertanggung jawab atas hidupnya sendiri kaya gitu. alasan mau nikmatin hidup itu yang paling ga masuk akal, hellllloooooow...dia kemana aja???? travelling ke surga? soal mau bikin draft yang 'perfecto' kata dia, emang bisa? ada gitu yang sempurna? orang macem dia yang kuliah aja pake ngulang-ngulang emang bisa bikin sekali, maju bimbingan terus acc karena udah sempurna? apa ya dia ga realistis (kalo ga mau dibilang ga mau ngaca)?

saya heran, apa emang cowok yang lama dewasanya atau cewek yang dewasa terlalu cepat? tapi selambat-lambatnya cowok jadi dewasa kok ya ada yang bebal kaya dia ya? tapi bener deh, saya kasihan sama dia dengan cara berfikirnya yang kaya gitu, yakin deh pasti gampang banget dipengaruhin orang dan dimanfaatkan. tapi perasaan, temen-temen saya yang cowok juga walaupun ga rajin ngerjain skripsi tapi ada progressnya. lhah dia? alasannya itu lho, ga logis pula.

sekarang kalo cowok aja ga 'matang' atau ga bertanggung jawab kaya gitu apalagi yang bisa banggain? kamera? mobil? motor mahal? itu mah punya orang tua semuaaaaaa. kasihan, kasihan, kasihan. salah satu contoh cowok yang un-nikahable bangetlah dia itu. ya Allah, jauhkanlah hamba dari jodoh yang semacam itu ya Allah ya..

kalo saya emosi, salah ga?
ah, tapi ngapain juga ngurusin orang lain ngurusin dosen sendri yang ga validasi-validasi aja udah bikin pusing kok ya.

Senin, 01 September 2014

sometimes all i need is only 'hows your life?'

saya ga pernah bisa bilang perasaan apa namanya itu ketika kamu galau, gundah, suntuk, ga ngerti mesti ngapain tiba-tiba ada sms masuk tanya gimana kabar kamu, apa kamu baik-baik aja. padahal kamu udah lama ga sms dia. somehow, ga tau kenapa itu seperti nenangin kamu. likes someone offers you a warmest hug when you in the coldest condition. sebut saya lebay, saya bahkan bisa nangis mewek jelek bahkan hanya karena baca dua kata 'hows life?' yang dikirim secara tiba-tiba oleh dia.

padahal,di belakang apakabar-nya dia akan ada saya yang ngeluh panjang lebar dan di ujung-ujung curhat saya jawaban dia akan sama (persis seperti prediksi saya, dia bakal jawab apa,saya tahu nyaris hafal malah). tapi sekali lagi, dia selalu benar membaca timing kapan saya butuh 'apa kabar?'nya dan itu cukup.


doa saya cuma satu, selama saya belum menemukan seseorang yang benar-benar akan jadi tempat sampah pembuangan terakhir saya, jangan sampai tuan patronus saya itu punya nona yang bawel jelek dulu ya. saya nggak rela. nggak rela berbagi apa kabar sama nona yang entah siapa itu namanya. lalu semua bakal rusuh dan enak lagi buat saya menye rewel ke dia.

dan waktu saya ngetwit kaya gitu, beliau langsung sms saya kaya gini coba:


by the way, terima kasih ya untuk kamu yang selalu ada dan untuk semua apa kabarnya, selama hmmm.. 4 tahun? 5 tahun? jangan lelah dulu ya, karena sepertinya umur saya akan panjang :P
haha

Minggu, 31 Agustus 2014

kudus 3030 show

beberapa hari kemaren nonton show 3030 kudus. ini show sebenernya udah ada di beberapa kota, contohnya semarang, solo sama balikpapan. acaranya semacam pertunjukkan laser yang nggabungin dance, fashion show, hologram dll. ga sempet ikut nonton yang di semarang, jadi nonton yang di kudus aja. kebetulan lokasinya di alun-alun kota, ga jauhlah dari rumah.

berangkat sama mita, tiket udah ditangan sejak seminggu sebelumnya dan pemirsah antrinya kebangetan! kita berangkat 13.30 masuk doom (tempat show) jam 15.00 itupun pake desak-desakan parah. panteslah kalo ibu hamil, orang tua dan anak-anak ga dibolehin ikutan masuk. maklum orang jejelan kaya gitu. acara ini ya bisa dibilang acaranya provider 3 yang dikemas sedemikian rupa dan menurut saya sih sukses karena berhasil bikin orang bondong-bondong ke alun-alun. ya, kudus kota kecil kurang hiburan kaya gini, jadi sekalinya ada sesuatu yang baru langsung deh antusias banget. semacam jadi trending topic lokal deh ini cara, atau frontalnya sih bisa dibilang ga gaul kalo ga ikutan nonton show ini. lhah.



setelah antri yang sebegitu lamanya, masuklah kita ke dalem doom. semuanya penonton duduk cantik dan ganteng deh nonton itu pertunjukan lasernya. ga cuma showed how the laser could be so beautiful tapi juga ada jalan ceritanya, yang ga jauh-jauh juga dari promosi provider 3 dan itu sekitar satu jam-an.



secara keseluruhan, shownya bagus sih, jarang-jarang di kudus ada beginian. tapi kalo disuruh nonton lagi, nggak mau. kapok desak-desakannya, mana saya mungil gini juga kan. mungkin kalo suatu saat bakal ada lagi yang kaya gini, it will be so good kalo lebih dibikin lebih family friendly, misalnya anak-anak boleh masuk tanpa ada batasan umur, tapi ya harus ga boleh desak-desakan kaya tadi.

Sabtu, 30 Agustus 2014

galau ganteng ala the script

sebenernya saya tipe orang yang agak susah nemu lagu yang 'ramah' buat telinga saya. kalau ditanya suka genre apa ya susah jawab juga, semua yang nyaman di kuping saya, saya suka. klasik oke, opera oke, jazz hayuk, rock juga bisa.. biasanya sih tergantung mood saya lagi pas sama lagu yang mana. dan seringnya,cocok-cocokan sama liriknya sih kalo gitu.

kalo akhir-akhir ini lagi seneng sama lagu-lagunya band dari Ireland, The Script. tau the script sebenernya udah agak lama sih, lagu pertama yang saya kenal 'the man who cant be moved' liat video klipnya di tipi, samar samar ngerti liriknya lalu jatuh hati. duh. ini cowok bisa nyanyi galau, ga bisa move on, kok masih ganteng gitu ya. habis itu search dan download lagu 'the man who cant be moved' pindahin ke hp, jadilah temen tiap perjalanan pulang ke rumah. tapi ya sebatas itu, berhenti di lagu 'the man who cant be moved'.

tapi kemaren tetiba pengen punya lagu-lagu selain 'the man who cant be moved', searching deh, nemu beberapa dan..okay my heart falls for them at this time.


sebenernya mereka ini bukan band baru dan album pertama mereka rilis tahun 2008. yang saya suka dari band ini adalah mereka bikin lagu yang galau tanpa keliatan menye-nya. contohnya dari 'the man who cant be moved', 'breakeven' sama 'if you ever come back' itu lagu isinya tentang orang yang ditinggalin semua coba tapi didengerin masih enak dan ganteng aja gitu rasanya.

sedikit lirik dari 'braeakeven' yang jleb banget yaitu what am i gonna do when the best part of me was always you? *tissu mana tissu*
sebenernya lagunya the script yang ga galau juga ada lho, banyak malah. tapi karena dasarnya saya yang jiwanya agak mellow, mentoknya ya yang gini-gini aja lagunya..haha

buat yang bosen sama playlist yang itu-itu aja the script bisa banget buat nge-gantengin playlist kamu. capcus searching ke google sana deh ya..

Jumat, 29 Agustus 2014

pusing

akhir-akhir ini saya sering pusing. banyak hal yang datang dan pergi dalam pikiran membuat otak saya agak berontak. dari customer yang rewel barangnya 8 hari belum nyampe, daftar sidang yang terpaksa tertunda karena kurang validasi, sms-sms dari temen kos yang bilang saya dicariin yang empunya kos karena belum bayar uang sewa, tagihan-tagihanan yang harus dibayar sebagai syarat sidang, kelupaan ngiri krs tahap 2 buat semester 9, dan semua hal yang bertumpuk jadi satu menyumbat serabut-serabut kelabu kecil di otak saya. rasanya capek, kadang rasanya pengen nangis, nyerah dan hibernasi. hibernasi yang sebenar-benarnya, tidur lama dan waktu bangun udah pake toga dan kebaya wisuda.

kemaren sempet baca postingan blog salah satu temen kuliah saya, ga jauh-jauh soal skripsi sih kalo ga salah judulnya 'is this worth to fighting for?' dan baca postingan dia saya langsung setuju banget, sebegitu MAHA-nyakah skripsi sampe begitu semenyiksa ini nyeleseinnya. sampe saya sering banget kena migrain, rambut saya rontoknya ampun-ampunan parah belakangan ini, sampe tidurpun kebawa mimpi coba.

ya mau gimana lagi, aturannya emang kaya gitu. harus bikin skripsi, sidang, lulus. masa bodoh itu skripsi nyontek apa nggak, copas ato nggak, valid apa nggak, bakal berguna ato nggak.
kalo ga mau bikin, ya ga usah kuliah. simpel.

saya udah muak sama skripsi, sama dosen yang yang diminta validasi balesnya 'oke oke' doang tapi kenyataanya validasi 3 minggu setelahnya. saya udah muak males liat orang-orang lain posting foto habis sidang ato masang DP tanda bisa ikut gladi wisuda sementara saya masih sms-sms dosen ngemis minta validasi bimbingan. Tuhaan.

dan saya bisa apa? cuma bisa sabar soalnya masih dikasih nafas. iya kan?
kecuali kalo udah ga kasih nafas lagi, mati.
yaudah. jalanin aja sih, nik,

Minggu, 24 Agustus 2014

Maaf



Tuhan, maaf jika aku terlalu rajin mengeluh,
pernah terlalu sombong percaya diri kalau semua akan baik-baik saja,
lalu melupa kalau Kamu ada,
Tuhan, maaf jika aku terlalu lama menjadi anak kecil manja yang pura-pura tidak tahu
mana yang prioritas mana yang bukan,
padahal setiap jejakku ada bongkahan asa dari bapak ibu,
yang menunggu dengan harap, dengan cemas,
pada satu kata LULUS

Tuhan, maaf jika aku terlalu mengutuk,
tentang Juni yang lewat dan oktober yang datang terlalu cepat,

Tuhan, aku tidak minta keajaiban macam tiba-tiba agustus berjumlah 50 malam,
cukup beri aku kekuatan waktu terpaksa bilang pada mereka 'maaf tapi aku sudah berusaha'
cukup beri aku kebasnya perasaan untuk tidak melihat mereka kecewa
cukup beri aku waktu yang cukup untuk aku menghela nafas dan sembunyikan air mata.

Tuhan,aku minta itu saja. Boleh ya?

Sabtu, 16 Agustus 2014

balada mahasiswa tingkat akhir

tingkat akhir, semester 8 setengah 9.
niat hati masih lancar bilang 8 kalau ditanya semester berapa, tapi kenyataannya semester 8 aja udah kelar bentar lagi. dan final project ini entah seperti apa nasibnya.

seperti ingin menyalahkan diri sendiri karena pernah mogok 2 bulan tidak pegang skripsi, karena hal (yang sekarang baru tahu) tidak penting. bener-bener tidak penting. dan nggak tahu kenapa bisa-bisanya saya mau ngorbanin waktu saya yang berharga untuk itu. sekarang waktu deadline udah di depan mata, tinggal hitungan minggu, dan temen-temen udah pada sidang saya baru merasakan penyesalan yang luar biasa. mau nyalahin siapa? orang lain? kok ya nggak dewasa banget yaa.. :I

kalau ditanya soal proses, final project saya sudah 90% jadi. dari cover sampai appendices, tinggal scan surat penelitian dari sekolah dan kerjaan siswa. oh iya, ngerapiin grammar juga belum sih, tapi ya 90% sudah selesai.

dosen saya baik, cantik dan sabarnya luar biasa meski sudah sepuh tapi masih modis masih mau neliti kerjaan saya, soalnya ada dosen juga yang nggak mau neliti kerjaan mahasiswanya. tapi ya ada susahnya, kalau diminta ngisi presensi bimbingan online susaaaaah banget, bimbingan tanggal 5 baru divalidasi tanggal 15. dan saya baru 6x bimbingan padahal minimal bimbingan harus 12x untuk bisa daftar sidang. good.
mengejar oktober ceritanya. semoga bisa terkejar. udah lemes gatau mau nulis apa lagi. aku(mencoba)rakpopo

Minggu, 03 Agustus 2014

lanjutan postingan sebelumnya; tidak dilanjutkan

karena satu dan lain hal maka lanjutan dari postingan sebelumnya tidak saya lanjutkan..
silakan menebak sendiri, silakan berfantasi,
saya lebih memilih menuliskan yang lebih perlu saya tulis :')

dan selamat pagi..

Senin, 09 Juni 2014

3-4 months ago

Halo semua, akhir-akhir ini saya jarang berkunjung kesini ya. Ada yang kangen saya? Hihi
Padahal blog ini sudah lama ya dan semakin lama semakin tidak terurus saja rasanya :P bagi yang sadar sebernarnya saya nulis di blog ini kalo ga lagi seneng banget ya lagi galau banget (biasa, anak muda) sekarang saya ingin cerita tentang sesuatu yang hanya saya dan temen-temen terdekat saya saja yang tahu. Tentang kejadian 3-4 bulan yg lalu, yang sempat bikin saya down di titik terendah saya dan perjuangan untuk bangkit seperti sekarang (okay, ini alay sekali). Mungkin akan sangat panjang, jadi akan saya bagi jadi beberapa bagian. Tulisan ini murni pengalaman saya, saya jujur menulisnya tidak ada paksaan dari pihak manapun. Di sini saya akan mencoba terbuka dan tidak ada unsur kebohongan sama sekali. Semoga bisa diambil sebagai pelajaran ya..

Saya awalnya juga bingung harus memulai menulis dari mana karena sepertinya akan sangat panjang, mungkin awal pengabdian PPL di salah satu sekolah di daerah Magelang bisa jadi pembuka yang baik untuk cerita saya kali ini. Ya, PPL (Praktek Pengalaman Lapangan) adalah matakuliah wajib di semester 7 kemarin, sebagai calon pendidik kami diharapkan sudah punya pengalaman dalam mengajar di kelas, the real teaching process in classess. Dan takdir membawa saya dan belasan partner saya di salah satu sekolah di daerah Magelang, di sana saya mengenal seseorang yang akhirnya menjadi teman dekat saya, namanya P. Dia orang yang sangat baik menurut saya dan sampai sekarang juga saya masih mengganggapnya seseorang yang baik :’)

Kami menjadi dekat, sangat dekat. Dialah orang yang menguatkan ketika saya ada masalah dengan sebagian teman-teman partner yang lain, dia yang membantu saya mengisi jam Bahasa Inggris saya dengan mengiringi anak-anakmenyanyi dengan main gitar, dan saya juga kadang diminta menemaninya saat ada percobaan biologi yang aneh-aneh di kelasnya. Dan hubungan kami semakin dekat saja bahkan setelah PPL berakhir dilanjut KKN. KKN kami terpisah, P ditempatkan di Kendal sedangkan saya di Pekalongan. KKN adalah waktu terberat saya sepanjang kuliah di semester 7 dan sekali lagi P ada di tiap pagi-siang-malam saya untuk menguatkan meski lewat media sosial atau telepon saja.

Lepas KKN, hidup kembali normal. Berhadapan dengan skripsi dan revisi. Kami masih sangat dekat satu sama lain, kami bahkan sempat punya kucing peliharaan bersama, namanya Pia meskipun Pia umurnya tidak lama. Pia mati, karena sakit. Saya lebih sering menghabiskan waktu di kontrakan P daripada di kos saya sendiri. Makan, nonton, ngobrol  dan melakukan apa saja disana. Saya juga jadi kenal teman-teman kontrakan P yang alhamdulillah sangat welcome sama saya. My live seems so perfect at that time.

Sampai suatu malam, kami makan berdua. Saat itu saya tidak mengira itu akan jadi makan malam terkahir kami sebagai ‘orang yang dakat’. Waktu itu P bilang ingin belajar silat (atau apalah) dan dia minta ijin saya, saya tidak curiga dan bilang ‘ya’ karena dia juga bilang belajar itu dengan temannya, S, yg satu kontrakan. Hari itu selasa malam.

Rabu pagi, P ada kuliah jam 7 pagi dan jam 1 siang dan saya ada bimbingan di kampus. Saya yang tahu jadwalnya tidak rempong minta dihubungi atau apa, kami tidak berkomunikasi seperti line, bbm atau WA seharian itu. Sampai hari sudah sore sekitar magrib dia bbm saya, bilang dia sedang ada di kampus stikubank dan sebentar lagi saya akan dijemput karena ada seseorang mau ketemu saya. Saya bilang untuk nanti saja sehabis magrib, sholat dulu baru pergi, tapi dia memaksa. Katanya ini urgent sekali bisa sholat kalau sudah sampai disana. Saya tanya siapa yang mau ketemu, tapi dia tidak mau memberitahu,cuma menjawab, kakaknya S.

Saya sempat geer sih waktu itu, karena P ada sodara yang di Semarang saya mikirnya, mungkin mau dikenalkan sama sodaranya. Wajarkan, soalnya kami dekat sudah lumayan lama dan dikenalkan ke keluarga adalah salah satu bentuk keseriusan bagi saya. 
Oke, saya menurut saja, saya dibawa ke stikubank, sepanjang jalan  P terlihat seperti ada sesuatu yang disembunyikan olehnya,cara naik motornya juga tidak seperti biasa kelihatan sekali grusa-grusunya. Saya sempat protes tapi dia cuma bilang ‘enggaak kok..’ lalu mengalihkan pembicaraan tentang gunung Slamet yang meletus.


Sampai di tempat tujuan, disana ada teman satu kontrakan P, yaitu S berkumpul bersama beberapa orang lainnya. Saya diperkenalkan oleh P disana saya kaya jadi orang yang paling bego sedunia, perasaan saya tidak enak. Salah seorang dari mereka, yang memperkenalkan diri sbg Mas R spontan tanya kenapa wajah saya hitam, saya jawab ‘ini? Jerawat?’ sambil nunjuk bekas jerawat saya yang ga ilang-ilang, mas R menggeleng ‘seluruh wajah kamu item.’ Duaaar apa-apaan ini? Kayaknya saya baik-baik aja kok ‘kamu sering sesak nafas kan? Kamu sering pusing kan? Terus kamu kadang suka lemes kan?’ itu pertanyaan yang secara frontal mas R tanyakan ke saya dari hanya melihat saya saja. Kalau dari sana saya merasa aneh dan tidak nyaman, wajar kan?

Habis mereka sholat (saya sedang berhalangan waktu itu) saya diajak mereka ke tempat samping minimarket tidak jauh dari kampus disana ada beberapa bangku yang sepertinya memang biasa untuk nongkrong mahasiswa di situ. Di sana saya dan P duduk bersebelahan, di depan saya ada mas R dan disebelahnya ada S juga beberapa orang lain. Jumlah kami semuanya sekitar 7-8 orang duduk di dua bangku mengelilingi satu meja panjang. Saya mulai ditanyai macam-macam, tentang P juga. Mas R bilang hubungan saya dan P tidak sehat karena saya hanya menganggap dia sebagai ‘anak’ karena saya sering tidak terbuka pada P dan P hanya menganggap saya sebagai ‘barang’ saja. Mas R bilang hubungan kami tidak pantas untuk diteruskan dan P sebenarnya adalah orang yg berbahaya untuk saya. 

Dari awal saya merasa sedekat-dekatnya kita sama seseorang, tetap saja ada privasi yang harus dijaga. Tidak semua bisa diceritakan, apalagi status suami-istri belum ada. Memang banyak hal yang tidak saya ceritakan pada P karena saya merasa tidak ada masalah dengan ‘terbatasnya informasi yang saya berikan’ toh kalau saya cerita belum tentu P paham dan bisa kasih solusi kan? Dan selama saya bisa menyelesaikan masalah saya sendiri kenapa harus cerita menye ke orang lain? Selain itu sejauh ini kami baik-baik saja kok. Mas R juga bilang kalau hubungan yang baik itu tidak seperti itu, tapi harus terbuka satu sama lain tentang apa saja. Dia juga bilang sifat saya yang seperti itu karena pengaruh keluarga saya,dia bilang keluarga saya ada masalah. Dan dia ‘memaksa’ saya untuk cerita. Saya bingung mau cerita apa, karena saya merasa keluarga saya baik-baik saja. Satu-satunya masalah ya mungkin masalah keuangan yang agak lemah setelah bapak kecelakaan. Dan di mas R hal itu dibesar-besarkan. Padahal saya tidak merasa ada yang salah dengan keuangan keluarga yang melemah, kami jadi sering sholat duha, jadi sering bangun sahur dan puasa senin-kamis bersama, jadi semakin taat ibadahnya. Jadi menurut saya itu bukan masalah. Lagipula setiap keluarga pasti ada masalahnya masing2 kan?

Lalu P yang diajak bicara, P bilang sebelum ketemu saya dia hanya memanfaatkan pacar-pacarnya sebagai laki-laki dia adalah sosok playboy yang hanya mementingkan kesenangan saja. Sebelum bertemu dengan saya, selingkuh adalah hal biasa lalu dia minta maaf ke saya. Jujur saya yang denger itu tidak kaget, saya sudah tahu kok kalau P adalah orang yang seperti itu jadi ya saya cuma ‘ya ya ya’ saja dengan muka datar. P juga bilang keluarganya adalah keluarga yang bermasalah,bapaknya sosok yang kaku, P bahkan sempat pengen membunuh beliau. Oke, saya juga sudah pernah dengar kalau bapaknya P adalah sosok yang kuat agamanya, dengan P yang seperti itu keinginan pengen bunuh bapaknya sendiri buat saya tidak bikin saya kaget, lagi lagi saya Cuma ‘ya ya ya’ dan sepertinya reaksi saya yang seperti itu adalah reaksi yang tidak diharapkan oleh orang-orang yang ada disana..haha

Lanjut lagi soal P, mas R bilang ada sesuatu di tubuh P yang dia dapat dari ajimat waktu P masih di SMP. Ya, dulu juga saya pernah dengar P secara tidak sengaja mendapat ajimat (berupa kertas dangan tulisan arab yang ditaruh di dompet) dari mengantar mbak sepupunya dari ‘orang pintar’. P yang tidak tahu apa-apa membuang tulisan itu ke sungai, tapi makhluk yang dibawa oleh ajimat itu ternyata masih ada di tubuh P dan mas R mau membantu mengusirnya. Mas R juga beberapa kali bertanya ke saya ‘kamu pengen tahu ga aku siapa?’ saya dengan cengo-nya (sebenernya saja juga ga peduli itu mas siapa ya) jawab ‘lha siapa mas?’, masnya dengan senyum tipis jawan ‘tanya sama S’. Oke, mas R berkali-kali tanya seperti itu ke saya dan semakin lama males juga ya, ga mau ngasih tau yaudah, toh saya ga kepo-kepo banget orangnya apalagi saya udah males ada disitu  (-______- )

Oh iya selain itu mas R juga tanya,apa saya percaya kalau dia bisa meletuskan gunung slamet? Saya ga jawab percaya/tidak. Dia bilang lagi tadi sebelum kesini dia melakukan deal-deal-an dengan P tentang gunung slamet mau diletuskan atau tidak dan P bilang pengen gunung itu diletuskan. P juga tadi waktu di jalan sempat tanya apa gunung slamet meletus, saya jawab di tv sih tadi cuma batuk. Mas R senyum. Dia bilang bisa meletuskan gunung, bahkan krakataupun bisa tapi dia masih memilih untuk tidak, karena benua asia dan australia bisa hancur kalau krakatau meletus. Saya cuma bilang ‘ooo...’ dengan ekspresi ( -_____-)

Kami ada di tempat itu sampai sekitar jam 8, salah seorang mbak yang sepertinya adalah pacar mas R minta nonton ke bioskop, saya pikir ini kesempatan untuk saya pulang. Sekali lagi saya merasa tidak nyaman disana, sebisa mungkin saya pengen cepet balik ke kosan. Tapi gagal, saya sudah kasih beberapa alasan tapi tetep tidak dibolehin pulang, dari pengen ngerjain skripsi (dibilangnya jangan terlalu ngejar gelar di kasih orang, gelar yg dikasih Allah lebih penting) sampe alasan laper (akhirnya ditawarin makan bareng mereka). Dan akhirnya saya pasrah diajakin mereka nonton dan sebelumnya makan dulu di Paragon.

(bersambung...)

Selasa, 08 April 2014

Cupcakes Time

jadi ceritanya minggu kemaren saya ikutan kursus singkat bikin cupcake dan bouquet-nya. saya ikutan itu sama mita, temen saya dari SD. kursus itu mulai kira-kira jam 1 siang sampe sore bareng ibu-ibu. bikin cupcake ternyata ga susah lho, gampang aja dan siapapun pasti bisa bikin saya kira :3

Sebenernya saya pengen kasih liat resepnya juga disini, tapi catatan saya ilang, jadi mungkin lain kali ya. yang butuh resepnya bisa kok di gugling. bahan yang diperlukan kira-kira (seinget saya) telur, tepung, susu cair, baking powder, buttercream, dan gula.





Foto yang terakhir itu cupcakenya dirangkai dalam bucket, masih kelihatan amatir banget ya. krimnya udah pada ga jelas, tapi rasanya dijamin lembut, enak dan ga enek. salah satu recommended cake yang simple dan cantik lho, yuk dicoba dirumah :)

Senin, 07 April 2014

Tuhan, padaMu aku pura-pura cinta



Tuhan, padaMu aku pura-pura cinta, nyatanya ketika yang tercinta pergi, hati ini seperti  lebur luruh tak menyisa. Membuatku kehilangan separuh nyawa. Kaki enggan melangkah, rasa menyalahkan takdir dan semua terasa tidak benar. Terjerembab dalam sedih dan lara. Disana, aku lupa, Kamu ada.

Tuhan, padaMu aku pura-pura cinta, aku menemuiMu di lima waktuku, dan kadang di pagi dan jarang di seperempat malamku, tapi aku masih juga enggan dekat denganMu, aku hanya menemuiMu tanpa berusaha bicara, bercumbu dan merayu.

Tuhan, padaMu aku pura-pura cinta,  aku masih juga menunda-nunda waktu bertemu denganMu, dengan sombongnya bilang 'masih jam segini, nanti saja'. Sholatku tidak pernah alpa barang sekali, tapi ghibah dan semua mengucap yang tidak pantas masih juga aku jalani. Juga dengan amalan yang lain, mengaji? malas sekali membaca arti, mengamalkannya apalagi.

Tuhan, padaMu aku pura-pura cinta, juga pada Muhammad yang sunnahnya sering aku acuhkan. Makan dengan tangan kiri, minum sambil berdiri, kaki kanan masuk kamar mandi, dan entah apalagi.

Tuhan, Kau tahu kan, apalah cinta tanpa merindui dan tanpa mematuhi. Padahal Kamu tidak pernah pergi, tidak pernah menjauh, tapi aku yang pura-pura tidak tahu, pura-pura tidak peduli.

Tuhan, padaMu aku pura-pura cinta.
Yellow Crown