Minggu, 24 Agustus 2014

Maaf



Tuhan, maaf jika aku terlalu rajin mengeluh,
pernah terlalu sombong percaya diri kalau semua akan baik-baik saja,
lalu melupa kalau Kamu ada,
Tuhan, maaf jika aku terlalu lama menjadi anak kecil manja yang pura-pura tidak tahu
mana yang prioritas mana yang bukan,
padahal setiap jejakku ada bongkahan asa dari bapak ibu,
yang menunggu dengan harap, dengan cemas,
pada satu kata LULUS

Tuhan, maaf jika aku terlalu mengutuk,
tentang Juni yang lewat dan oktober yang datang terlalu cepat,

Tuhan, aku tidak minta keajaiban macam tiba-tiba agustus berjumlah 50 malam,
cukup beri aku kekuatan waktu terpaksa bilang pada mereka 'maaf tapi aku sudah berusaha'
cukup beri aku kebasnya perasaan untuk tidak melihat mereka kecewa
cukup beri aku waktu yang cukup untuk aku menghela nafas dan sembunyikan air mata.

Tuhan,aku minta itu saja. Boleh ya?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yellow Crown