Minggu, 07 Desember 2014

salah jurusan

begitulah yang saya rasakan belakangan ini, selama empat tahunan ini sepertinya saya salah milih jurusan. semua proses yang saya jalani sampai saat ini, saya (hampir) tidak pernah menikmatinya. bukan, bukan tidak bersyukur...menurut saya bersyukur ada di tingkatan sedikit lebih rendah dari mencintai sesuatu.

kita bersyukur mempunyai sesuatu rasanya tetap beda dengan saat kita mencintai dan menikmati sesuatu itu. dan saat kita menikmati sesuatu itu,dengan otomatis kita akan bersyukur entah sadar atau tidak. berbeda saat kita mensyukuri sesuatu belum tentu kita menikmati dan mencintainya. toh, bersyukur itu kewajiban kan?

di perjalanan hampir setahun ini saya menyadari proses yang sudah terlewati, saya jalani karena memang saya harus melakukannya, bukan karena rupa-rupa perasaan melankolis lainnya. saya hampir tidak pernah menikmati proses itu, jiwa saya hampa, tidak ada kepuasan atau sesuatu yang membuat saya bangga pada diri saya sendiri. mungkin kira-kira seperti itulah yang zombie juga rasakan, hidup tanpa perasaan. menyedihkan ya?

terlalu banyak kekecewaan dan rasa lelah, bahkan di penghujung perjalanan ini semua terasa menyulitkan. ketika orang-orang terlalu bersemangat untuk melanjutkan, saya ingin pergi jauh tanpa perlu mengingat hal-hal yang seperti sekarang. semua terasa menyesakkan, sungguh.

ayo nik, kuat tanpa mengeluh. kamu sih bisa, harusnya.

Tuhan, padahal kurang sedikit lagi ya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yellow Crown